Peran Ketua Program Studi Dalam Membentuk Karakter Kepemimpinan Mahasiswa Melalui Kegiatan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS)
DOI:
https://doi.org/10.58258/bisnis.v2i2.5416Keywords:
Karakter, kepemimpinan, Himpunan, MahasiswaAbstract
Pendidikan di perguruan tinggi memiliki karakter yang berbeda dengan pendidikandasar maupun menengah. Salah satu perbedaan itu adalah pada peran mahasiswayang semakinbesardalammenentukankeberhasilanpendidikanmereka.Mahasiswasebagaisubjekpembelajaran di perguruan tinggi mestilah menjadi perhatian utama seluruh pelaksana pendidikandalam rangka menjadikannya manusia yang memiliki kompetensitinggi.DisinilahtugasketuaProgramstudidalammemberikankesempatan kepada para mahasiswa dengan menyediakansebanyakmungkinwadahuntukmenempadiriselaindidalamruangkuliah.Kegiatanekstrakulrikuler juga mestinya mendapat perhatian yang banyak dari ketua Program studi agar dapatmenjadi tempat belajar yang baik bagi para mahasiswa selain di ruang kelas. Ada banyak kegiatanekstrakurikuleryangditawarkanolehsebuahperguruantinggiyangdapatdiikutiolehsetiapmahasiswa. EkstrakurikulerdiperguruantinggidiantaranyaadalahUnitKegiatanMahasiswa(UKM)danHimpunanMahasiswa.Metodepenelitianyangdigunakanadalahmetodologipenelitiandeskriptifdenganpendekatandeskriptifkualitatif.Subjekpenelitianadalahseluruh HimpunanMahasiswa Program Studi yang ada di STEKNAS. Teknik pengumpulan data yang digunakan adaempat tahapan, yaitu: (1) teknik observasi, (2) teknik wawancara, (3) teknik dokumentasi,dan (4)tekniktriangulasi(gabungan).Pembahsandarihasilpenelitianyaitu:ketuaProgramStudimelakukankomunikasiyangbaikdalamsetiapkegiatan.KomunikasiyangdilakukanantaraketuaProgramStudimaupundenganHimpunanMahasiswadisesuaikandengankebutuhanapayangakandikomunikasikan. ketua Program Studi masing-masing memiliki peran di dalamnya, porsi dari perankeduanyadisesuaikandengantingkatkebutuhanpadasaatdibutuhkandandisesuaikandengansituasidan kondisi yang ada dan secara keseluruhan berperan sebagai pengarah sebagai ujung tombakpengawasan dan pembinaan di lapangan. Karakter Kepemimpinan yang Dibentuk melalui KegiatanHimpunan Mahasiswa Program Studi antara lain: Cerdas, Disiplin, tanggung jawab, jujur dan benar,beranimengambilresiko, dan inovatif.Pendidikan di perguruan tinggi memiliki karakter yang berbeda dengan pendidikandasar maupun menengah. Salah satu perbedaan itu adalah pada peran mahasiswayang semakinbesardalammenentukankeberhasilanpendidikanmereka.Mahasiswasebagaisubjekpembelajaran di perguruan tinggi mestilah menjadi perhatian utama seluruh pelaksana pendidikandalam rangka menjadikannya manusia yang memiliki kompetensitinggi.DisinilahtugasketuaProgramstudidalammemberikankesempatan kepada para mahasiswa dengan menyediakansebanyakmungkinwadahuntukmenempadiriselaindidalamruangkuliah.Kegiatanekstrakulrikuler juga mestinya mendapat perhatian yang banyak dari ketua Program studi agar dapatmenjadi tempat belajar yang baik bagi para mahasiswa selain di ruang kelas. Ada banyak kegiatanekstrakurikuleryangditawarkanolehsebuahperguruantinggiyangdapatdiikutiolehsetiapmahasiswa. EkstrakurikulerdiperguruantinggidiantaranyaadalahUnitKegiatanMahasiswa(UKM)danHimpunanMahasiswa.Metodepenelitianyangdigunakanadalahmetodologipenelitiandeskriptifdenganpendekatandeskriptifkualitatif.Subjekpenelitianadalahseluruh HimpunanMahasiswa Program Studi yang ada di STEKNAS. Teknik pengumpulan data yang digunakan adaempat tahapan, yaitu: (1) teknik observasi, (2) teknik wawancara, (3) teknik dokumentasi,dan (4)tekniktriangulasi(gabungan).Pembahsandarihasilpenelitianyaitu:ketuaProgramStudimelakukankomunikasiyangbaikdalamsetiapkegiatan.KomunikasiyangdilakukanantaraketuaProgramStudimaupundenganHimpunanMahasiswadisesuaikandengankebutuhanapayangakandikomunikasikan. ketua Program Studi masing-masing memiliki peran di dalamnya, porsi dari perankeduanyadisesuaikandengantingkatkebutuhanpadasaatdibutuhkandandisesuaikandengansituasidan kondisi yang ada dan secara keseluruhan berperan sebagai pengarah sebagai ujung tombakpengawasan dan pembinaan di lapangan. Karakter Kepemimpinan yang Dibentuk melalui KegiatanHimpunan Mahasiswa Program Studi antara lain: Cerdas, Disiplin, tanggung jawab, jujur dan benar,beranimengambilresiko, dan inovatif.References
Amirullah. 2015. Kepemimpinan & Kerjasama Tim. Jakarta : Mitra Wacana Media.
Engkoswara & Komariah A. (2012). Administrasi Pendidikan. Bandung: Alfabeta. Hasibuan, Melayu S P. 2011. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta : PT. Bumi Aksara.
Kouzes M. James dan Barry Z. Posner. 1997. Kredibilitas. AntonAdiwiyoto. Jakarta : Profesional Books.
Komalasari, K. & Saripudin, D. (2017). Pendidikan karakter (Konsep dan aplikasi living values education). Bandung: Refika Aditama.
Komariah, A. & Kurniady, D. A. (2017). Authentic Leadership: Strategy of the Implementation of Madrasah Management of Change. Jurnal Pendidikan Islam Vol. 6, Nomor 2, Desember 2017, hlm. 293 – 810.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2007).
Analisis data kualitatif: Buku Sumber Tentang MetodeMetode Baru. Jakarta:
Universitas Indonesia Press. Moleong, L. J. (2002). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor
Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter.
Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 232 Tahun 2000 tentang Pendidikan Tinggi.
Sugiyono. (2011). Memahami penelitian kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2016). Metode penelitian pendidikan (Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Wahjosumidjo. (2001). Kepemimpinan kepala sekolah (tinjauan teoritik dan permasalahannya). Jakarta: PT Rajawali Grafindo Persada
Wirawan. (2013). Kepemimpinan (teori, psikologi, perilaku organisasi, aplikasi dan penelitian). Jakarta: PT Rajawali Grafindo Persada
Kartono, Kartini Dr. 2010. Pemimpin dan Kepemimpinan. Jakarta : PT. Raja Grafindo PersadaGrafindo Perkasa.
Rivai,Veithzal. 2003.epemimpinan dan Perilauk Organisasi. Jakarta : PT. Raja


