Pengembangan Bahan Ajar Geometri Tiga Dimensi berdasarkan Lima Fase Model van Hiele untuk Menumbuhkembangkan Penalaran Visuospasial
DOI:
https://doi.org/10.58258/jisip.v4i2.1073Keywords:
bahan ajar, geometri, van Hiele, penalaran visuospasialAbstract
Masalah yang ditemukan pada penelitian pendahuluan adalah SOAP (siswa asli orang Papua) SMP yang berkemampuan matematika rendah dalam mengontruk bangun ruang tiga dimensi memiliki kemampuan penalaran visospasial yang rendah. Berdasarkan temuan tersebut perlu dilakukan kajian secara teoretis maupun empiris untuk pengembangan bahan ajar geometri tiga dimensi khususnya konstruksi bangun yang dapat menumbuhkembangkan penalaran visuospasial SOAP. Pengembangan bahan ajar ini didasarkan pada lima fase (yaitu fase informasi, fase orientasi, fase penjelasan, fase orientasi bebas, dan fase integrasi) dari Model van Hiele. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (developmental research) dengan tujuan untuk menghasilkan bahan ajar yang valid meliputi RPP berbasis kurikulum 2013, buku guru, buku siswa, LAS (lembar aktivitas siswa), dan alat evaluasi penalaran visuospasial siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwan produk bahan ajar geometri tiga dimensi memenuhi kriteria valid secara teoretis dan praktis.Downloads
Published
2020-03-29
Issue
Section
Articles
License
Copyright Notice
Authors who publish with JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.


