Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Tingkat Pengetahuan Remaja Tentang Bahaya Pernikahan Dini Di Lombok Barat
DOI:
https://doi.org/10.58258/jisip.v4i3.1143Keywords:
Pendidikan Kesehatan, Pernikahan Dini, RemajaAbstract
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) mengatur pengertian dan rentang usia remaja adalah 10-24 tahun dan belum menikah. Dan saat ini jumlah remaja Indonesia usia 10-24 tahun pada tahun 2017 sebanyak 67,36 juta atau sekitar 25% dari jumlah penduduk Indonesia, angka pernikahan dini di NTB berada di atas angka nasional yaitu sebesar 31,12 %. Dan kasus pernikahan dini di NTB sangat tinggi yaitu 58,1 % dari total pernikahan di NTB. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan remaja tentang bahaya pernikahan dini. Penelitian ini menggunakan rancangan “Quasi Eksperimen Design”. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja di Kabupaten Lombok Barat, dan menjadi sampel dalam penelitian ini 113 orang yang diambil dengan teknik sampling Purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukan perbedaan nilai rata-rata tingkat pengetahuan remaja sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan, di dapat nilai nilai p-value=0,000 lebih kecil dari α=0,05. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan nilai tingkat pengetahuan remaja setelah diberikan pendidikan kesehatan. diharapkan hasil penelitian ini bisa menjadi dasar kebijakan di Kabupaten Lombok Barat.Downloads
Published
2020-07-01
Issue
Section
Articles
License
Copyright Notice
Authors who publish with JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.


