Terapi Relaksasi Otot Progresif Sebagai Alternatif Mengatasi Stress Dimasa Pandemi Covid-19 Di Kabupaten Lombok Tengah
DOI:
https://doi.org/10.58258/jisip.v4i3.1155Keywords:
Relaksasi Otot Progresif, Stress, COVID-19Abstract
Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) pertama kali ditemukan Wuhan Provinsi Hubei, Cina, penyebarannya dan transmisi COVID-19 sangat cepat hingga WHO menetapkan COVID-19 sebagai kasus pandemi global. Meluasnya penyebaran COVID-19 di Indonesia sangat cepat. Berdasarkan data WHO kasus COVID-19 di dunia sebanyak 6,535,354, kasus dengan kematian 387,155 jiwa. 216 negara termasuk Indonesia telah terpapar virus ini. Di Indonesia kasus positive COVID-19 sebanyak 29,521 kasus positive dengan 1770 kematian, dan di NTB sebanyak 798 kasus dengan 22 kematian, dan tingginya kasus ini menyebabkan masyarakat mengalami strees berat baik akibat pikiran maupun bebean kerja selama pandemic COVID-19. Desain penelitian dalam penelitian ini adalah Quasy Experiment Design .Penelitian ini jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 36 responden yang diambil dengan teknik purposive sampling. Dan tujuan penelitian ini adalah melihat pengaruh dari pengaruh teknik relaksasi otot progresif terhadap penurunan tingkat stress masyarakat kabupaten Lombok Tengah. Berdasarkan hasil uji statistik, dapat diperoleh nilai rata-rata skor tingkat stress sebelum intervensi sebanyak 16,75 dan mengalami penurunan skor stress setelah diberikan intervensi teknik relaksasi otot progresif 11,58. Nilai rata-rata skor stress masyarakat menunjukan adanya penurunan setelah diberikan terapi teknik relaksasi otot progresif 5,16 dengan p value 0,000 lebih kecil dari α = 0,05. Kesimpulan penelitian ini adalah artinya ada pengaruh yang signifikan pemberian terapi teknik relaksasi otot progresif terhadap penurunan tingkat stress masyarakat dimasa pandemic COVID-19 di Kabupaten Lombok Tengah.Downloads
Published
2020-07-01
Issue
Section
Articles
License
Copyright Notice
Authors who publish with JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.


