Improving Gross Motor Skills in 4–5-Year-Old Children Using the Traditional Game of Engklek

Authors

  • Ismayadi IAI Hamzanwadi Pancor
  • Ema Supiani Program Studi PIAUDI, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor Lombok Timur
  • Suaidi Suaidi Program Studi PIAUDI, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor Lombok Timur

DOI:

https://doi.org/10.58258/8t4h4830

Abstract

Gross motor development is an important part of early childhood development because it is related to children’s ability to use large muscle groups for walking, running, jumping, maintaining balance, and coordinating body movements. At the age of 4–5 years, motor stimulation needs to be provided through activities that match children’s characteristics, including enjoyable play activities. This study aimed to describe the use of the traditional engklek game in stimulating gross motor skills among children aged 4–5 years in Group A3 at TK Harapan Kelayu. The study employed a qualitative descriptive approach involving 19 children and the classroom teacher as an informant. Data were collected through observation, interviews, and documentation. Data were analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing, supported by source triangulation. The findings show that before repeated activities were implemented, several children had difficulty jumping on one foot, maintaining balance when landing, coordinating eye and foot movements, following the game pattern, and consistently following the rules. After engklek activities were conducted through demonstration, repeated practice, encouragement, and teacher guidance, the children demonstrated better performance in jumping, balance, coordination, agility, leg strength, confidence, and independence. The game also provided opportunities for children to practice taking turns, following rules, and interacting with peers. Therefore, the traditional engklek game can be used as a simple, enjoyable, and contextual learning activity to stimulate gross motor development in children aged 4–5 years.
Abstract Views 0PDF Downloads 0

References

Widyasari. (2022). “Permainan Tradisional Engklek dalam Meningkatkan Motorik Kasar Anak Usia Dini” Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, diakses dalam https://www.obsesi.or.id/index.php/obsesi/article/view/3487, hlm. 6827–6836.

Indriyani, Dini, Heri Yusuf Muslihin, dan Sima Mulyadi. (2021). “Manfaat Permainan Tradisional Engklek dalam Aspek Motorik Kasar Anak”, Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, diakses dalam https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPAUD/article/view/34164, hlm. 349–354.

Lila, Fina Nadia, dan Mufassirul Alam. (2026). “Pengembangan Keseimbangan dan Kelincahan Anak Usia Dini melalui Permainan Tradisional Engklek”, Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, diakses dalam https://obsesi.or.id/index.php/obsesi/article/view/8212, hlm. 1164–1171.

M. S. Sumantri. (2005). Model Pengembangan Keterampilan Motorik Anak Usia Dini. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional. hlm. 28.

M. S. Sumantri. (2005). Model Pengembangan Keterampilan Motorik Anak Usia Dini. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional. hlm. 104-105.

Nopilayanti, Ni Kd Adi, I Komang Ngurah Wiyasa, dan I Gusti Agung Oka Negara. (2016). “Penerapan Permainan Tradisional Engklek untuk Mengembangkan Motorik Kasar Anak Kelompok A TK Raisma Putra Denpasar” Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, diakses dalam https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPAUD/article/view/7611.

Noviarti, Angelia, dan Syahrul Ismet. (2021). “Analisis Pengembangan Motorik Kasar Anak Usia Dini dalam Permainan Tradisional Engklek”. Tunas Cendekia, diakses dalam https://ejournal.iainpalopo.ac.id/index.php/tunascendekia/article/view/1978, hlm. 222–230.

Novianti, N. G. A. K., I. G. A. O. Negara, dan I. M. Suara. (2015). “Penerapan Metode Demonstrasi melalui Permainan Tradisional Engklek untuk Meningkatkan Perkembangan Motorik Kasar Anak Kelompok B2 Semester II TK Widya Santhi”, Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, diakses dalam https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPAUD/article/view/5030.

Purwanti, A. (2025). “Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia Dini Melalui Permainan Aktivitas Fisik: A Literature Review.” Jurnal Pendidikan Dasar dan Aktifitas Jasmani diakses dalam https://jurnal.uny.ac.id/index.php/jpdaj/article/view/81295, hlm. 1–10.

Salma Rozana dan Ampun Bantali. (2020). Stimulasi Perkembangan Anak Usia Dini: Melalui Permainan Tradisional Engklek. Bandung: EDU Publisher. hlm. 59–80.

Sriyanti, dan Aulia Singa Zanki. (2023). “Permainan Tradisional Engklek Dalam Menstimulasi Perkembangan Motorik Kasar Anak” At-Thufail: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, diakses dalam https://journal.stitmubo.ac.id/index.php/thufail/id/article/view/16, hlm. 1–9.

Suari, Firdah Maula Fatma, dan Abdul Karim. (2024). “Permainan Tradisional Engklek untuk Mengembangkan Motorik Kasar Anak Usia Dini”. Jurnal Usia Dini, diakses dalam https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/jud/article/view/65982, hlm. 87–98.

Downloads

Published

2026-11-01

How to Cite

Improving Gross Motor Skills in 4–5-Year-Old Children Using the Traditional Game of Engklek. (2026). JISIP (Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan), 10(4), 2559-2568. https://doi.org/10.58258/8t4h4830