Pemisahan Ion Tembaga Pada Limbah Pengolahan Emas Tradisonal Menggunakan Asam Lemak Hidroksamat Dari Minyak Kelapa
DOI:
https://doi.org/10.58258/jisip.v4i3.1189Keywords:
Pemisahan, ion Cu (II), Asam Lemak Hidroksamat, FHA, Minyak KelapaAbstract
Dalam limbah pengolahan emas tradisional memungkinkan terdapatnya penumpukan logam-logam khususnya logam Cu, sehingga diperlukan suatu metode pemisahan dan perolehan kembali pada kondisi lingkungan tersebut guna mengurangi bahaya yang disebabkan oleh salah satu logam berat ini. Telah dilakukan penelitian tentang pemisahan ion logam tembaga dari logam lainnya dengan metode ekstraksi padat-cair menggunakan kromatografi kolom. Kolom ini mengandung asam lemak hidroksamat (FHA) yang di sintesis dari minyak kelapa dan telah diimmobilisasi ke dalam resin Amberlite XAD-4. Adapun beberapa parameter yang diteliti, yaitu pengaruh konsentrasi FHA, massa resin Amberlite XAD-4 dan pH larutan sampel. Dari penelitian ini diperoleh perbandingan kondisi optimum untuk pemisahan logam Cu adalah sebagai berikut: konsentrasi FHA 50 ppm; 0,5 gram resin Amberlite XAD-4; larutan ion logam Cu pada pH 5. Untuk pemisahan logam Cu (II) dari beberapa logam lainnya seperti Zn (II), Pb (II) dan Cd (II) telah berhasil dilakukan pada pH 5 dan diperoleh besarnya serapan logam Cu (II) dalam resin sebesar 6,26 mg/g.Downloads
Published
2020-07-19
Issue
Section
Articles
License
Copyright Notice
Authors who publish with JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.


