Implementasi Konsep Pluralisme Dalam Membangun Keharmonisan Hidup Beragama Di Sekolah
DOI:
https://doi.org/10.58258/jisip.v4i3.1245Keywords:
Pluralisme, kerukunan beragamaAbstract
Sejarah mencatat bahwa ketegangan antar umat beragama di Indonesia acap kali terjadi, dan kebanyakan antara penganut Islam dengan Kristen. Hal ini disebabkan oleh rendahnya pemahaman masyarakat tentang agama dan perkembangannya, termasuk ilmu pengetahuan dan juga filsafat. Dengan memahami dimensi ilmu pengetahuan tersebut, sehingga muncullah suatu keterbukaan antara satu agama dengan agama lainnya. Akhirnya, masing-masing penganut agama tidak mengklaim bahwa hanya agama merekalah yang paling benar. Atas dasar itu reaktualisasi kerukunan memiliki peranan penting, terutama sekali dalam konteks sosial sehingga umat beragama dapat hidup dengan damai. Secara etimologi, pluralisme agama, berasal dari dua kata, yaitu "pluralisme" dan "agama". Dalam bahasa Arab diterjemahkan "al-ta'addudiyyah al-diniyyah", dan dalam bahasa Inggris "religious pluralism". Penelitian ini menggunakan metode penelitian yang berlandaskan pada holistik, kompleks, dinamis, dan penuh makna. Data ini dikumpulkan tidak bersifat numerik tetapi bersifat kualitatif. Adapun hasil penelitian ini adalah: Kajian Putaka/studi literatur. Kerukunan hidup beragama adalah pola hubungan antar berbagai kelompok umat beragama yang rukun, saling menghormati, saling menghargai dan damai, tidak bertengkar dan semua persoalan dapat diselesaikan sebaik baiknya dan tidak mengganggu kerukunan hubungan antar umat beragama pada suatu daerah tertentuDownloads
Published
2020-07-30
Issue
Section
Articles
License
Copyright Notice
Authors who publish with JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.


