Implementasi Pembinaan Karakter Religius Berbasis Kearifan Local Maja Labo Dahu Pada Peserta Didik Sekolah Dasar di Kabupaten Bima
DOI:
https://doi.org/10.58258/jisip.v4i3.1285Keywords:
Karakter Religius, Kearifan Local, Maja Labo DahuAbstract
Penulisan dilatar belakangi oleh krisis moral atau degradasi nilai moral yang melanda generasi usia sekolah terutama di sekolah dasar, sehingga perlu dicerati implementasi pembinaan karakter oleh guru dan sekolah. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi atau pelaksanaan pembinaan karakter religius peserta didik, baik dalam pembelajaran maupun di luar pembelajaran yang berbasis nilai kearifan local maja labo dahu pada sekolah dasar di Kabupaten Bima. Penelitian ini, tergolong dalam penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan datanya dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis menggunakan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pembinaan karakter religius berbasis nilai kearifan lokal maja labo dahu dalam pembelajaran, baik di kelas maupun di lingkungan sekolah, dilaksanakan dengar cara; (1) Membangun percakapan antara guru dengan peserta didik melalui tanya jawab tentang sebuah topik, untuk mewujudkan suasana yang hangat dan akrab, sehingga peserta didik dapat memahami secara secara utuh konsep nilai yang disampaikan oleh guru; (2) Menceritakan kisah yang inspiratif untuk dihayati oleh peserta didik dengan tujuan untuk membina karakter religiusnya, karena dalam kisah-kisah terdapat berbagai keteladanan dan pendidikan nilai; (3) Perumpamaan yang diberikan oleh guru pada saat pembelajaran dapat memotivasi peserta didik, untuk lebih baik lagi dari sebelumnya, terutama dalam membina karakter religius peserta didik melalui perumpamaan hal-hal yang akan terjadi dimasa mendatang apabila diri tidak diperbaiki hari ini; (4) Guru menjadikan dirinya sebagai teladan bagi peserta didik untuk membina karakter religiusnya di sekolah, keteladanan yang diberikan oleh guru pada peserta didik pada umumnya meniru kepribadian guru. Karena kebiasaan peserta didik untuk selalu meniru hal-hal yang ada disekitarnya, dan tidak perduli baik atau buruknya; (5) Pembiasan secara berulang-ulang, tentang konsep nilai dan gagasan yang berguna bagi pembinaan karakter religius peserta didik, agar hal baik yang dilakukan berulang-ulang dapat menjadi kebiasaan peserta didik.Downloads
Published
2020-07-10
Issue
Section
Articles
License
Copyright Notice
Authors who publish with JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.


