Pengembangan Penilaian Autentik Berbasis Metode Penemuan Untuk Peningkatan Kemampuan Mahasiswa Dalam Mengassess Hasil Belajar
DOI:
https://doi.org/10.58258/jisip.v4i4.1544Keywords:
Penilaian Autentik, metode penemuan, Hasil BelajarAbstract
Tujuan dari pengembangan ini adalah untuk mengembangkan perangkat penilaian autentik berbasis penemuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mengasses hasil belajar. Model pengembangan yang digunakan yaitu model 4D yang terdiri dari 4 tahapan yaitu define (pendefinisian), design (Perencanaan), develop (pengembangan), dan desimanate (penyebaran) . Tahap pengembangan instrumen perangkat penilaian autentik ini hanya sampai tahap pengembangan dengan teknik pengambilan data dengan mengevaluasi bahan ajar yang sudah dikembangkan ke beberapa validator dan mencari tingkat reliabilitasnya. Hasil penelitian ini menghasilkan instrumen perangkat penilaian autentik yang dikemas dalam bentuk bahan ajar dengan hasil validasi sebesar 3,59 dan nilai reliabilits sebesar 0,89 yang artinya perangkat instrumen yang sudah dikembangkan valid dan reliabel untuk digunakan oleh mahasiswa calon guru pendidikan biologi sebagai bahan ajar untuk mencontoh perangkat penilaian autentik berbasis penemuan.Downloads
Published
2020-11-24
Issue
Section
Articles
License
Copyright Notice
Authors who publish with JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.


