Konsep Dasar Makna Dalam Ranah Semantik
DOI:
https://doi.org/10.58258/jisip.v5i2.2024Keywords:
Semantik, Pragmatik dan Linguistik.Abstract
Kajian tentang konsep dasar makna dalam ranah semantik ini merupakan kajian tentang keutuhan bahasa terletak pada hadirnya kedua lapisan itu, yakni lapisan bentuk dan lapisan makna. Keeratan hubungan ini dianalogikan sebagai dua sisi yang terdapat pada uang logam. Sisi yang satu merupakan bagian dari keutuhan sisi yang lain dan begitupun sebaliknya. Artinya salah satunya tidak mungkin dilepaskan. makna begitu penting dalam bahasa; makna itu sangat vital bagi bahasa walaupun abstrak, makna itu tetap memiliki posisi yang sentral dalam bahasa. Alasannya dengan kemampuannya dalam menyimpan makna itulah, kedudukan bahasa menjadi vital dalam kehidupan manusia. Bahasa juga adalah sarana penyampai makna dari manusia yang satu kepada manusia yang lain. Oleh sebab itu ketika bahasa dianggap sudah tidak bisa menyampaikan makna lagi, untuk apalagi ada bahasa, untuk apa diciptakan bahasa karena ternyata nilai yang penting dalam bahasa terletak pada kemampuannya dalam menyampaikan makna. Bahasa digunakan untuk mengkomunikasikan sesuatu hal apa yang terjadi dan menyatakan hubungan diluar bahasa. Salah satu cara pendekatan kajian makna adalah mencoba mengkorelasikan ekspresi-ekspresi dalam bahasa dengan aspek-aspek diluar bahasa. Hal ini dikenal dengan pendekatan ekstensional. Sesuatu diluar bahasa yang diacu oleh ekspresi-ekspresi tertentu disebut dengan referen (acuan). makna bersifat abstrak dan dipandang sulit untuk dideskripsikan. Dalam kurun waktu yang panjang, kajian makna masih saja diposisikan secara peripheral. Walaupun demikian, seiring dengan adanya pergeseran pandangan dari formalism menuju ke fungsionalisme, kajian makna semakin mendapat tempat yang semestinya dalam khazanah kajian linguistik. Hal ini terbukti dengan semakin populernya kajian bidang semantik dan pragmatik didalam ranah linguistik.Downloads
Published
2021-03-27
Issue
Section
Articles
License
Copyright Notice
Authors who publish with JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
How to Cite
Konsep Dasar Makna Dalam Ranah Semantik. (2021). JISIP (Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan), 5(2). https://doi.org/10.58258/jisip.v5i2.2024


