Pola Pembelajaran Daring Anak Autis Selama Pandemi Corona
DOI:
https://doi.org/10.58258/jisip.v5i3.2035Keywords:
Anak Autis, Pembelajaran Daring, Pandemi CoronaAbstract
Anak yang mempunyai kelainan fisik atau mental, bukan berarti harus disingkirkan tetapi hendaknya mereka tetap terpenuhi pendidikannya melalui pelayanan pendidikan secara khusus yang diharapkan dapat memperbaiki kelayakan salam taraf hidupnya. Anak penyandang autism cenderung menyibukkan diri dengan aktivitas yang hanya melibatkan dirinya sendiri dengan benda-benda mati yang disukainya. Saat dipaksa untuk bergabung dengan yang lain mereka akan mengalami kesulitan dalam berkomunikasi dengan orang lain dan bila dipaksakan akan mengakibatkan krisis emosi pada diri anak. Anak penyandang autism memiliki kecenderungan lemah dalam pengendalian emosi (sulit mengontrol emosinya). Kegiatan belajar mengajar merupakan interaksi antara anak autis yang belajar dan guru yang mengajar. Dalam upaya membelajarakan anak autis, guru sebagi model harus memiliki kepekaan, ketelatenan, kreatif, dan konsisten di dalam kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan. Penelitian ini membahas tentang pola pembelajaran daring anak autis selama pandemi corona di SLB Cendono Kudus. Anak autis merupakan anak yang mengalami gangguan perkembangan yang sangat kompleks, meliputi gangguan perilaku, interaksi sosial, dan bahasa yang dapat diketahui sebelum anak berusia 3 tahun. Jenis penelitian ini menggunakan metode studi kasus sebagai tahapan melaksanakan penelitian. Penelitian ini akan dilaksanakan di SLB Cendono Kudus dengan subyek penelitian guru kelas autis dan kepala sekolah sebagai subyek. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data meliputi tahap observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus.Downloads
Published
2021-07-02
Issue
Section
Articles
License
Copyright Notice
Authors who publish with JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.


