PENDIDIKAN YANG HUMANIS Alternatif Reformasi Pendidikan Berakar Budaya Bangsa
DOI:
https://doi.org/10.58258/jisip.v5i3.2209Keywords:
pendidikan humanis, reformasi pendidikan dan budaya bangsaAbstract
Dunia saat ini dihadapkan pada suatu kondisi perubahan yang serba cepat dan tidak menentu. Hal itu menuntut setiap bangsa untuk melakukan adaptasi dan transformasi, agar tidak mengalami ketertinggalan dan kemunduran dalam perubahan, salah satu menyiapkan generasi muda yang unggul melalui pendidikan yang memerdekakan. Dilandasi keyakinan epistemologis bahwasanya ilmu kependidikan merupakan fenomena pengembangan manusia seutuhnya, maka diperlukan orientasi dan arah praktik pendidikan yang progresif. Praktik pendidikan yang dilandasi filosofi memerdekakan dan memanusiakan peserta didik (humanism) sebagai upaya untuk mewujudkan visi Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila. Implemetasi pendidikan humanis dilakukan secara holistik dari yang bersifat filosofis, tindakan dan pemenuhan sarana pendukung serta kolaborasi dengan stakeholder terkait.Downloads
Published
2021-07-15
Issue
Section
Articles
License
Copyright Notice
Authors who publish with JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.


