HOTS (High Order Thingking Skill) dalam Paedagogik Kritis

Authors

  • Irfan Abraham Mahasiswa S3 Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Universitas Negeri Jakarta
  • Awaludin Tjalla Universitas Negeri Jakarta
  • Richardus Eko Indrajit Universitas Negeri Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.58258/jisip.v5i3.2211

Keywords:

HOTS, Paedagogik Kritis

Abstract

Dunia saat ini mengalami masa yang di sebut VUCA (Volatile, Uncertain, Complexity and Ambiguity)  artinya berubah sangat cepat, ketidakpastian, komplesitas dan ketidakjelasan. Seiring dengan hal tersebut beberapa kemampuan/skill yang dibutuhkan menurut World Economic Forum merilis 10 skill yang mutlak dibutuhkan para pekerja untuk bisa menghadapi perubahan, terutama adanya era Industry 4.0. Kemampuan/skill tersebut antara lain pemecahan masalah yang komplek, berpikir kritis,kreativitas, mamajemen manusia, koordinasi dengan orang lain, kecerdasan emosional, penilaian dan pegambilan keputusan, berorientasi pada servis, negosiasi dan fleksibilitas kognitif. Secara umum tujuan pendidikan adalah untuk mengembangkan potensi peserta didik sehingga mampu menghadapi setiap kondisi dalam kehidupannya. Pengembangan potensi peserta didik memerlukan respon yang tidak hanya mengetahui serta memahami sebuah persoalan. Lebih dari itu pegembangan potensi peserta didik juga harus menyasasr kemampuan berpikir tingkat tinggi. Di dalam taksonomi Bloom kita mengenal adanya level kemampuan mulai dari LOTS, MOTS dan HOTS. Yang termasuk kedalam level HOTS adalah menganalisis, megevaluasi dan mengkreasi. Artikel ini di tulis dengan tujuan memberikan sedikit  pemahaman tentang bagaimana HOTS dalam perspektif penilaian, teknik dalam membuat soal HOTS. 

Downloads

Published

2021-07-15