BAHASA SIMBOL DALAM KAIN TENUN IKAT MAROBO DESA BADARAI KECAMATAN WEWIKU KABUPATEN MALAKA
DOI:
https://doi.org/10.58258/jisip.v5i4.2552Keywords:
Filosofi Tais MaroboAbstract
Kain tenun/tais marobo merupakan warisan budaya, dan menjadi salah satu cirikhas masyarakat Desa Badarai Kecamatan Wewiku Kabupaten Malaka. Kain tenun (tais marobo) di Desa Badarai Kecamatan Wewiku Kabupaten Malaka memiliki bahasa simbol atau lambang. Bahasa simbol atau lambang mengandung filosofi. Filosofi tersebut dapat dipahami apabila ditafsirkan atau diterjemahkan. Peneliti menyebutnya dengan metasimbol karena makna symbol pada kain tenun ikat marobo/tais marobo tersembunyi di balik simbol atau lambang yang tidak dapat dilihat secara phisik. Pesan bahasa symbol tersebut lebih luas dan maknanya lebih dalam, melampaui simbol yang terpampang dalam bentuk tanda, gambar atau warna.Tais marobo mengalami sentuhan perubahan seiring perkembangan ekonomi, kreatifitas, pengetahuan dan teknologi. Perubahan tais marobo adalah menyisipkan beberapa gambar seperti burung garuda, bintang, buaya dan lain-lain. Awalnya tais marobo tidak memiliki gambar. Bentuknya polos (tanpa gambar). Warnanya merah. Tais marobo juga mengalami perluasan fungsi yakni semula hanya untuk keperluan adat menjadi usaha ekonomi kreatif, lambang identitas, seni, budaya dan lain-lain.Downloads
Published
2021-11-12
Issue
Section
Articles
License
Copyright Notice
Authors who publish with JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.


