TELAAH MAKNA PENDIDIKAN ISLAM DALAM RITUAL ADAT LEBARAN TINGGI PADA KOMUNITAS ADAT “WETU TELU” DI BAYAN LOMBOK UTARA
DOI:
https://doi.org/10.58258/jisip.v6i1.2726Keywords:
Pendidikan Islam, Lebaran Tinggi, Wetu TeluAbstract
Penelitian ini terfokus pada kajian tentang telaah makna pendidikan islam dalam ritual adat lebaran tinggi pada komunitas adat “wetu telu”di bayan lombok utara. Masalah dalam penelitian ini adalah menelaah dan mengkaji makna-makna pendidikan islam dalam ritual adat lebaran tinggi di masyarakat Bayan, rangkaian pelaksanaan ritual, dan fungsi dari ritual adat lebaran tinggi. Penelitian ini menggunakan kajian identitas sosial persepektif pendidikan atau makna pendidikan Islam yang ada pada ritual. Metode yang digunakan dalam menganalisis masalah penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik penelitian lapangan. Ritual adat lebaran tinggi secara khusus memaparkan tentang tradisi ritual dan rangkaian adat masyarakat lokal Bayan yang dilakukan untuk mempertahankan pusaka leluhur bagi masyarakat adat dan berfungsi untuk menunjukkan eksistensi dan taraf hidup komunal yang melaksanakan tradisi ini.Downloads
Published
2022-01-04
Issue
Section
Articles
License
Copyright Notice
Authors who publish with JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.


