Studi Pemberdayaan Sosial NGO di Desa Tertinggal
DOI:
https://doi.org/10.58258/jisip.v6i2.3038Keywords:
Aktivisme, Desa, Inklusi, NGO, PemberdayaanAbstract
Tulisan ini membahas aktivisme sosial yang dijalankan LAKPESDAM PCNU Kabupaten Bima dalam ranah pemberdayaan masyarakat di Desa Oi Bura Kecamatan Tambora Kabupaten Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kajian ini menjadi penting artinya untuk memetakan secara utuh kontribusi NGO sebagai salah satu aktor non-negara dalam memberdayakan masyarakat miskin atau tertinggal. Tugas pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan sebenarnya merupakan tanggung jawab penuh pemerintah sebagaimana diamanatkan oleh konstitusi yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Meskipun demikian, peran aktor dan organisasi yang berada di luar sektor pemerintah, seperti NGO, juga sangat dibutuhkan dalam melaksanakan tugas semacam itu demi akselerasi perwujudan kesejahteraan sosial secara menyeluruh. Melalui pendekatan studi kasus, kajian ini tertuju pada kondisi terkini kehidupan sosial-ekonomi masyarakat Desa Oi Bura dan peran pemberdayaan sosial yang dijalankan LAKPESDAM PCNU Kabupaten Bima. Unsur pimpinan organisasi, tim pelaksana program pemberdayaan masyarakat, dan beberapa warga menjadi subyek penelitian. Mengacu pada sejumlah temuan lapangan, aktivisme sosial LAKPESDAM PCNU Kabupaten Bima melalui program “Peduli” selama dua tahun (2014-2016) di Desa Oi Bura adalah bersifat signifikan serta kontributif menumbuhkan kesadaran sosial dan keberdayaan warga. NGO tersebut mampu mentransfer pengetahuan tentang inklusi sosial, mengintensifkan pemberian layanan dasar, dan memperluas akses interaksi warga dengan Pemerintah Desa.Downloads
Published
2022-03-14
Issue
Section
Articles
License
Copyright Notice
Authors who publish with JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.


