MENELUSURI PERAN DAN FUNGSI BUNDO KANDUANG SAAT INI SEBAGAI BAGIAN LEMBAGA ADAT DAN KAITANNYA DALAM MENYELESAIKAN KASUS KDRT DI SUMATERA BARAT
DOI:
https://doi.org/10.58258/jisip.v6i2.3178Abstract
Kembalinya sistem pemerintah dari desa ke nagari turut mengebalikan peran dan fungsi berbagai lembaga adat yang ada dinagari yang salah satunya adalah lembaga bundo kanduang. Sebagai refleksi dari perempuan minang kabau, lembaga bundo kaduang memiliki fungsi ganda baik fungsi dalam ranah umum (publik) maupun fungsi dalam ranah khusus (domestik). Melalui observasi, pengisian kuisioner dan wawancara pada bundo kanduang maka diketahui bahwa Peran publik telah diwujudkan dalam berbagai kegiatan sosial dalam anggota bundo kanduang, sedangkan peran domestik belum dapat dijalankan sebagai akibat dari keterbatasan waktu, kemampuan dan pengetahuan dari bundo kanduang. Selain itu pemahaman akan tabu nya membicarakan persoalan domestik dimasyarakat mengakibatkan masyarkat tidak melibatkan bundo kanduang dalam menyelesaikan permasalahannya.KDRT yang merupakan persoalan domestik turut tidak tersentuh oleh bundo kanduang meski kebanyakan korbannya adalah kaum bundo kanduang itu sendiri. Oleh karena itu dengan mengembalikan peran dan fungsi bundo kanduang secara utuh diyakini akan mampu mengatasi persoalan KDRT dan mengurangi tingginya angka cerai gugat di Sumatera Barat.Downloads
Published
2022-03-27
Issue
Section
Articles
License
Copyright Notice
Authors who publish with JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.


