KAPABILITAS PEMERINTAH KABUPATEN PASAMAN BARAT DALAM MITIGASI BENCANA BANJIR DI KENAGARIAN BATAHAN
DOI:
https://doi.org/10.58258/jisip.v6i3.3382Keywords:
Kapabilitas, Mitigasi Bencana dan BanjirAbstract
Kajian ini berupaya mengkaji kapabilitas pemerintah Kabupaten Pasaman Barat dalam mitigasi bencana banjir di Kenagarian Batahan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metodologi deskriptif dan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemerintah Kabupaten Pasaman Barat dalam mitigasi bencana banjir di Kenagarian Batahan dapat ditentukan dengan menggunakan enam indikator kapabilitas organisasi; tiga indikator yaitu kelembagaan, implementasi kebijakan, dan kepemimpinan telah berhasil dilaksanakan. Tiga indikator lainnya, yaitu sumber daya manusia, anggaran, dan logistik, masih di bawah standar. Minimnya anggaran, sumber daya manusia, sarana, dan prasarana di BPBD Kabupaten Pasaman Barat menghambat upaya pemerintah Kabupaten Pasaman Barat dalam mitigasi bencana banjir di Kenagarian Batahan.Downloads
Published
2022-07-08
Issue
Section
Articles
License
Copyright Notice
Authors who publish with JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.


