ITIKAD BURUK DIREKSI PERSEROAN TERBATAS DALAM SENGKETA UTANG PIUTANG YANG BERAKIBAT KEPAILITAN
DOI:
https://doi.org/10.58258/jisip.v7i1.4291Keywords:
Kepailitan, Perilaku Buruk, Sengketa Utang-Piutang, Perseroan TerbatasAbstract
Tujuan artikel karya ilmiah ini adalah untuk menganalisa terkait dengan akibat dari adanya itikad buruk direksi perseroan terbatas dalam sengketa utang piutang yang berakibat pada pailitnya perseroan terbatas. Terlepas dari masalah kepailitan, terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi tidak terpenuhinya kewajiban pembayaran dari perusahaan kepada kreditornya. Adapun faktor tersebut diantaranya: (1) kondisi finansial perusahaan, (2) itikad pembayaran perusahaan kepada para kreditornya. Itikad pembayaran perusahaan kepada para kreditornya tentunya sangat berpengaruh terhadap keputusan yang diambil oleh direksi perusahaan. Metode penelitian normatif yang akan digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan pendekatan undang-undang sebagai bahan penelitian serta metode penarikan kesimpulan secara deduktif. Sehingga hasil penelitian menjelaskan bahwa apabila direksi dengan sengaja tidak menyelesaikan pembayaran kepada para kreditornya meskipun telah diketahui bahwa kondisi finansial perusahaan masih dalam keadaan yang sehat, maka tindakan direksi tersebut dapat dikatakan tindakan itikad buruk. Dengan adanya itikad buruk direksi sebagaimana dimaksud, maka berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku yaitu Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas serta Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang, direksi dapat dimintai pertanggungjawaban secara pribadi atas tindakan yang telah dilakukannya.Downloads
Published
2023-01-18
Issue
Section
Articles
License
Copyright Notice
Authors who publish with JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.


