METODE SPORT MASASE SEBAGAI PEMULIHANAN PASIF DALAM PENINGKATAN KAPASITAS DAYA TAHAN MAKSIMAL (VO2Max) ATLET FUTSAL IKIP MATARAM
DOI:
https://doi.org/10.58258/jisip.v2i3.504Keywords:
Sport Massage, VO2Max, FutsalAbstract
Proses pemulihan tubuh yang baik adalah ketika seorang atlet dapat mengatur proses kelelahan tubuh nya dengan baik atau atlet tidak cepat lelah sehingga dia siap untuk melanjutkan porsi latihan berikutnya. Salah satu cara yang dapat digunakan oleh pelatih untuk menghindarkan atlet yang mengalami kelelahan adalah metode sport masase sebagai pemulihan pasif. Daya tahan kardiorespiratory (VO2Max) dalam permainan futsal berfungsi untuk menjaga stamina atau atlet mampu bermain penuh waktu tanpa mengalami kelelahan. Tuntututan kapasitas daya tahan maksimal yang harus dipenuhi oleh atlet futsal ini sejalan dengan tipe permainan olahraga futsal adalah permainan yang dilakukan dengan tempo tinggi, fisik yang prima diperlukan saat berlari, bergerak mencari ruang. Tujuan penelitan: (1) Mengukur pengaruh sport masase sebagai pemulihan pasif dalam menunjang peningkatkan kapasitas daya tahan maksimal (VO2Max) atlet futsal IKIP Mataram. (2) Mengukur besarnya prosentase dari hasil pengaruh sport masase sebagai pemulihan pasif, dalam menunjang peningkatkan kapasitas daya tahan maksimal (VO2Max) atlet futsal IKIP Mataram. (3) Mengukur hasil perbandingan pemulihan pasif melalui sport masase dan pemulihan aktif dalam menunjang peningkatkan kapasitas daya tahan maksimal (VO2Max) atlet futsal IKIP Mataram. Metode penelitian eksperiemen dengan desain randomized control group pretest-posttest. Subyek penelitian atlet futsal yang berjumlah 16 pemain, yang terbagi 2 kelompok, sehingga dalam setiap kelompok berjumlah 8 sampel, penentuan subyek dalam kelompok menggunakan tehnik Simple random sampling. Tehnik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi metode dokumentasi, observasi, dan eksperimen. Instrumen penelitian mengunakan tes beep atau tes MSFT (Multi-Stage Fitnes Test). Tehnik analisis data, dalam penelitian mengunakan analisis uji beda dengan t - test sampel sejenis dengan taraf signifikan 5 % (α = 0,05). Hasil penelitian (1) Hasil t hitung kelompok control 6,071 dan t hitung kelompok eksperimen 6,106 dengan t tabel df (n-1) taraf signifikan 5 % adalah 2,365 (2) Prosentase hasil peningkatan pengaruh sport masase sebesar 10,37 % (3) Perbandingan peningkatan VO2Max antara kelompok kontrol dan eksperimen adalah 6,57 % dan 10,37 %. Kesimpulan (1) Terdapat pengaruh metode sport masase sebagai pemulihanan pasif dalam peningkatan kapasitas daya tahan maksimal (vo2max) atlet futsal ikip mataram bagi kelompok eksperimen karena t-hitung > t-tabel, sedangkan kelompok control tidak ada pengaruh dikarenakan t-hitung < t-tabel. (2) Prosentase peningkatan hasil kemampuan VO2Max Atlet Futsal IKIP Mataram kelompok eksperimen lebih besar dibanding dengan kelompok control.Downloads
Published
2018-11-29
Issue
Section
Articles
License
Copyright Notice
Authors who publish with JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
How to Cite
METODE SPORT MASASE SEBAGAI PEMULIHANAN PASIF DALAM PENINGKATAN KAPASITAS DAYA TAHAN MAKSIMAL (VO2Max) ATLET FUTSAL IKIP MATARAM. (2018). JISIP (Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan), 2(3). https://doi.org/10.58258/jisip.v2i3.504


