Peran Pemerintah Daerah Lombok Barat Terhadap Konflik Sosial Di Desa Mareje
DOI:
https://doi.org/10.58258/jisip.v7i3.5094Keywords:
Konflik Desa Mareje, Peran PemerintahAbstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran pemerintah daerah dalam mengatasi konflik di desa mareje. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode Focus Group Discusion (FGD) bersama narasumber melalui aplikasi daring. Hasil penelitian menunjukan Konflik yang terjadi di Desa Mareje, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat merupakan Konflik Sosial bukan Konflik SARA, tidak seperti yang beredar di Media, Pemerintah hadir dalam penanganan konflik di Mareje melalui FORKOPIMDA, FKUB, bersama Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat guna menangani Konflik Sosial yang terjadi dengan membentuk Balai Mediasi. Penanganan Konflik di Mareje mengesampingkan penyelesaian secara Hukum dan diselesaikan melalui pendekatan Adat Istiadat/ Kearifan Lokal Beberapa langkah mitigas dilakukan untuk mencegah terjadinya konflik lanjutan. Pemerintah mengumpulkan media massa untuk mengklarifikasi konflik yang terjadi bahwa bukan Konflik SARA sehingga mencegah semakin menyebarnya isu ini menjadi isu nasional.Downloads
Additional Files
Published
2023-07-04
Issue
Section
Articles
License
Copyright Notice
Authors who publish with JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.


