Transaksi Electronic Money Produk Perbankan Syariah Ditinjau Dari Perspektif Hukum Ekonomi Islam
DOI:
https://doi.org/10.58258/jisip.v7i3.5368Keywords:
Uang Elektronik, Hukum Ekonomi Islam, Bank SyariahAbstract
Keberadaan uang tunai semakin banyak digantikan oleh pembayaran non-tunai yang dianggap lebih cepat, praktis, dan efisien. Kemudahan yang ditawarkan oleh uang elektronik telah membuat banyak lembaga keuangan menerbitkan produk mereka sendiri. Salah satunya diterbitkan oleh lembaga keuangan, yaitu perbankan syariah. Produk uang elektronik yang diterbitkan oleh bank-bank syariah tentu berbeda dengan bank konvensional, karena perbankan syariah mengikuti prinsip syariah. Namun, tidak semua uang elektronik yang diterbitkan oleh bank-bank syariah sesuai dengan konsep-konsep Islami. Jenis penelitian yang digunakan oleh penulis adalah penelitian normatif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan mengumpulkan data dan informasi, kemudian dilanjutkan dengan analisis dan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data berupa studi literatur dan wawancara. Keberadaan tulisan ini akan menghasilkan informasi mengenai bentuk kontrak dan produk uang elektronik yang dipandang dari perspektif hukum ekonomi Islam..Downloads
Published
2023-07-07
Issue
Section
Articles
License
Copyright Notice
Authors who publish with JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.


