Analisis Yuridis Kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (Tkdn) Dalam Bidang Farmasi Pada Perspektif Regulasi World Trade Organization (Wto)
DOI:
https://doi.org/10.58258/jisip.v7i3.5403Keywords:
Tingkat Komponen Dalam Negeri, Farmasi, World Trade OrganizationAbstract
Karya tulis ini membahas mengenai Kebijakan local content requirements di Indonesia dengan tujuan untuk memberdayakan produk nasional dengan presentase kandungan lokal tertentu demi melindungi industri domestik dari serbuan produk impor (national protection). Persyaratan kandungan dalam negeri/lokal (TKDN) adalah ketentuan di suatu negara bahwa suatu produk hanya dapat dikatakan sebagai produk hasil dalam negeri apabila produk tersebut diproduksi dengan menggunakan sebagian besar bahan-bahan dalam negeri dibandingkan denga komponen-komponen yang didatangkan dari luar negeri. Local content requirement atau kebijakan kandungan lokal dilarang karena dianggap tindakan tersebut merupakan bentuk perlakuan diskriminatif terhadap barang. Adanya suatu penerapan TKDN bagi domestik dalam industri farmasi merupakan upaya untuk memacu serta merangsang pelaku domestik di Indonesia untuk membangun domestik bahan baku obat (Active Pharmaceuticals Ingredients) buatan Produk Dalam Negeri. Dalam penulisan ini, penulis menggunakan metode yuridis normatif dan akan membahas mengenai kebijakan TKDN dalam bidang farmasi pada perspektif WTO.Downloads
Published
2023-07-10
Issue
Section
Articles
License
Copyright Notice
Authors who publish with JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.


