The Role of Greenpeace as an International Organization in Handling Fast Fashion Industry Waste in Bangladesh
DOI:
https://doi.org/10.58258/jisip.v8i1.5854Keywords:
Fast Fashion, Greenpeace, Limbah Industri BangladeshAbstract
Industri fesyen menghasilkan 20 persen air limbah global dan 10 persen emisi karbon global, menjadikannya salah satu industri paling berpolusi di dunia. Salah satu negara dengan yang industri garmen dan tenaga kerja murah dalam jumlah yang banyak membuat negara ini menjadi salah satu eksportir garmen readymade terbesar kedua di dunia setelah China. Meskipun demikian, fast fashion menyebabkan konsekuensi lingkungan yang parah di Bangladesh. Produksi tekstil menghasilkan 1,2 miliar ton emisi gas rumah kaca setiap tahun dan mengkonsumsi banyak air. Namun Bangladesh sudah menjadi salah satu tempat yang paling rentan terhadap kerusakan lingkungan yang berbahaya di dunia karena adanya industri fast fashion ini, selain itu dengan padatnya penduduk dan dikelilingi oleh sistem sungai akan mengancam pertanian dan kesehatan masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran Greenpeace sebagai organisasi Internasional yang bergerak di bidang lingkungan dalam menyikapi permasalahan ini serta upaya-upaya yang telah dilakukannya. Metode penelitian yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dari penelitian ini yaitu menggunakan data sekunder, seperti buku-buku mengenai teori-teori organisasi internasional, lingkungan hidup, dan buku-buku lain sejenis yang berhubungan dengan peran organisasi internasional. Hasil penelitian sebagai organisasi non pemerintah internasional yang memiliki fokus pada isu-isu lingkungan, Greenpeace mencoba menciptakan norma internasional baru yaitu penghapusan bahan kimia berbahaya selama pembuatan pakaian. Selain itu, Greenpeace memprakarsai Detox Campaign on Fashion, dengan agenda utama pembersihan atau penghilangan bahan-bahan kimia berbahaya dari produksi industri tekstil di Bangladesh.Downloads
Published
2024-01-02
Issue
Section
Articles
License
Copyright Notice
Authors who publish with JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.


