Kha Dahlabn's Progressive Thought towards a Progressive Indonesia Interconnective Approach – Socio-Historical
DOI:
https://doi.org/10.58258/jisip.v8i2.6773Keywords:
Teologi, KHA Dahlan, Sosio HistorisAbstract
Studi Weber berkenaan dengan Etika Protestan dan Spirit Kapitalisme di awal abad 19 M membuktikan adanya pertautan akan teologi yang diyakini (calvisme) dengan tindakan / aktifitas individual dan sosial dan bahkan doktrin calvisnme sebagai faham teologi protestan telah melahirkan semangat bagi pemeluknya, untuk bekerja keras sebagai panggilan ibadah kepada Tuhan, hidup hemat dan terus menabung serta melakukan investasi serentak sehingga kelak menginspirasi terciptanya masyarakat kapitalis serta pertumbuhan ekonomi yang ditopang oleh madzhab ekonomi kapitalis, yang kemudian menjadikan Eropa (Barat) mampu membangun industri, pabrikasi dan manufaktur sehingga sampai saat ini masih memimpin peradabann global, yang tentunya tumbuh semangat dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, sains dan teknologi. Teologi al-Maun—dalam Teologi Islam— yang digagas dan dikembangkan oleh K.H. Ahmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah, dipandang oleh warga Muhammadiyah dan dinilai oleh sebagian peneliti, seperti Deliar Noer dan Achmad Jainuri, berhasil membawa warga gerakan modern ini gigih dan bersemangat untuk bebaskan mustad’afin dari ketertindasannya. Wujud konkret dari gerakan mereka adalah pendirian beberapa panti asuhan, rumah sakit, dan lembaga pendidikan.Downloads
Published
2024-03-16
Issue
Section
Articles
License
Copyright Notice
Authors who publish with JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.


