PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI TRANSPLANTASI KARANG HIAS DENGAN MEDIA JARING DI TAMAN WISATA ALAM LAUT (TWAL) PULAU SATONDA
DOI:
https://doi.org/10.58258/abdi.v2i2.1603Keywords:
Transplantasi Karang, Media Jaring, TWAL Pulau SatondaAbstract
Masalah ekosistem laut yang paling mengkhawatirkan saat ini adalah rusaknya ekosistem terumbu karang sebagai pusat interaksi biota laut, akibat aktifitas masyarakat yang destruktif. Maka pada pengabdian ini akan dilaksanakan kegiatan pendidikan dan pelatihan kepada masyarakat, untuk meningkatkan kesadaran serta keterampilan penggunaan tehnologi transplantasi terumbu karang hias dengan media jaring, juga membangun taman wisata bagi masyarakat Desa Labuan Kananga. Masalah mitra yaitu masih rendahnya keterampilan mitra untuk penggunaan tehnologi transplantasi karang serta kesadaran terhadap fungsi terumbu karang. Metode kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu pendidikan, pelatihan dan kegiatan transplantasi karang serta pengembangan taman wisata. Tahapan pengabdian: 1) Identifikasi dengan metode LIT (Line Intercept Transect), 2) Pendidikan dan pelatihan, 3) pelaksanaan transplantasi karang dan pembuatan taman wisata. Evaluasi setelah kegiatan terkait hasil identifikasi kerusakan seluas 40.994,5 M², untuk keterampilan mitra penggunaan tehnologi transplatasi karang 1) pembuatan media jaring untuk transplantasi karang meningkat 89%, 2) pemotongan dan pemilihan jenis karang hias meningkat 90%, 3) penempatan karang pada media jaring meningkat 90 %. Sedangkan untuk ketuntasan pekerjaan transplantasi karang mencapai 88%. Dengan pertambahan panjang fragmen karang di setiap bulan dari 0,2 cm sampai 1,9 cm. Namun pada bulan ke empat mengalami penurunan pertumbuhan fragmen karang yaitu hanya tumbuh sekitar 1,2 cm. Jadi transplantasi dengan menggunakan media jaring diperkirakan laju pertumbuhan fragmen karang jika diperkirakan berkisaran 9 sampai 15 cm per tahun.References
April. (2017). Pemulihan Ekosistem Terumbu Karang Yang Rusak Di Kepulauan Kangean, Madura. Prosiding Seminar Nasional Kelautan dan Perikanan III 2017: Universitas Trunojoyo Madura
Akbar M. (2013). Kaitan Kondisi Oseonografi Dengan Kepadatan Dan Keanekahragaman Karang Lunak Di Pulau Laela, Pulau Bonebatang, Dan Pulau Bali. Makasar, Skripsi tidak dipublikasikan. Fakultas Ilmu Kelautan Dan Perikanan Universitas Hasanudin
Ardo. (2016). Pengembangan Wisata Bahari (Berenang, Snorkling Dan Diving) Di Pulau Karimunjawa. Semarang, Skripsi tidak dipublikasikan. Jurusan Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang
Andi N.G. (2009, June). Pengembangan Masyarakat Melalui Pendampingan Sosial Dalam Konsep Permberdayaan Dalam Bidang Ekonomi (artikel web). Di akses di https://www.researchgate.net/publication/307702030_Pengembangan_Masyarakat_Pembangunan_Melalui_Pendampingan_Sosial_dalam_Konsep_Pemberdayaan_di_Bidang_Ekonomi
Arini D.I.D. (2013) Potensi Terumbu Karang Indonesia: Tantangan Dan Upaya Konservasi. Info BPK Manado. Vol. 3 No. 2: 147-172
Burhan. (2013). Transplantasi Karang Acropora Aspera Dengan Metode Tali Di Perairan Teluk Awur, Jepara, Jepara. Buletin Oseanografik Marina vol.2 22-28
Destya T, A. Shofy & Akhmad T.M. (2011). Pengaruh Luas Penutupan Terumbu Karang Pada Lokasi Biorock Dan Reef Seen Terhadap Keragaman Spesies Ikan Di Wilayah Perairan Pemuteran. Bali, Surabaya. Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan Vol.3 No. 2
Edwin F.R, Arwin Y.K. (2017). Karakteristik Infrastruktur Pendukung Wisata Pantai Sanggar Kabupaten Tulungagung, Surabaya. Jurnal Teknik ITS Vol. 6, No. 2
Febry H.N, Barun, & Ratna. (2017). Tingkat Kelangsungan Hidup Karang Acropora Formosa Hasil Transplantasi Di Perairan Sawapudo Kecamatan Soropia, Kendari. Jurnal Sapa Laut Vol. 2 No. 4
Guntur. (2011). Ekologi Karang Pada Terumbu Buatan. Bogor: Ghalia Indonesa
Hadi T.A, dkk. (2018). Status Terumbu Karang Indonesia. Jakarta, Pusat Penelitian Oseanografi-Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia
Londa. (2020). Mapala Londa STKIP Bima, Transplantasi Karang Hias, Satonda Island. Youtube di akses pada 13/10/2020 https://m.youtube.com/watch?feature=youtu.be&v=Dj4-CyYE_ao
Ramses, Lani, Wan & Hamdayani. (2019). Pemulihan Ekosistem Pesisir Melalui Transplantasi Karang Dan Pembuatan Meja Semai Blok Beton Di Pulau Sarang Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam. Batam. Jurnal Minda Baharu Vol. 3 No. 1 (artikel web). Di akses di https://www.journal.unrika.ac.id/index.php/MNDBHRU
Ramses. (2018). Kondisi dan Keragaman Karang Hias Di Perairan Pulau Sarang Dan sekitarnya, Kecamatan Bekalang Padang. Kota Batam. Simbiosa vol. 2: 57-66
Stevania M.R, dkk. (2020). Laju Pertumbuhan Karang Acropora Formosa Yang Di Transplantasi Pada Media Tempel Dan Media Gantung. Manado, Jurnal Pesisir Dan Laut Tropis Vol. 8 No. 1 tahun 2020
Subekti, Suradi & Imam. (2013). Evaluasi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Ekosistem Terumbu Karang Pada Taman Nasional Kepulauan Seribu, Jakarta. Jurnal of Management of Aquatic Resources. 2 (3): 104-10
Syawaludin A.H, Mega & Noir. (2017). Penanaman Terumbu Karang Dalam Upaya Peningkatan Nilai Tambah Lingkungan Dengan Metode Transplantasi Rangka Kuba Di Pangandaran, Bandung. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1
Supriadi,. (2018). Beberapa Masalah yang Dihadapi Dalam Menjaga Terumbu Karang, Tambora. Wawancara Mitra Lentera pada Tanggal 27/6/2018
Strategi. Co.id. (2020). STKIP Bima Ambil Bagian Dalam Transplantasi Karang Hias di pulau Satonda di akses pada 11/10/2020 (artikel web) di akses di https://strategi.co.id/stkip-bima-ambil-bagian-dalam-transplantasi-karang-hias-di-pulau-satonda/
Tiwi, dkk,. (2012). Pengaruh Perbedaan Ukuran Fragmen dan Metode Transplantasi Terhadap Pertumbuhan Karang Pocillopora damicornis di Teluk Awur, Jepara. Journal Of Marine Research. Volume 1, Nomor 1, Tahun 2012, Halaman 159-168 Online: http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/jmr
Taufina, Faisal & Stelly,. (2018). Rehabilitasi Terumbu Karang Melalui Kolaborasi Terumbu Karang Buatan Dan Transplantasi Karang Di Kecamatan Bungus Teluk Kabung Kota Padang: Kajian Deskriptif Pelaksanaan Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) I. Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Teluk Kabung, Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 24 No. 2 e-Issn: 2502-7220 (artkel web) di akses di http://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/jpkm/article/view/10739
Wahyu. (2011). Nilai Konservasi Danau Motitoi, Pulau Satonda, Nusa Tenggara Barat, Jurnal Oseanologi 3 (1/2): 11-17. https://www.researchgate.net/publication/289442377
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright Notice
Authors who publish with Abdi Masyarakat agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.


