Revitalisasi Usaha Tembe Nggoli Masyarakat Desa Kaleo dalam Mewujudkan Ekonomi Kreatif dan Mengentas Kesenjangan Ekonomi
DOI:
https://doi.org/10.58258/abdi.v4i2.4680Keywords:
Tembe Nggoli, Ekonomi KreatifAbstract
Permasalahan pokok pada kegiatan pengabdian ini adalah tidak maksimalnya hasil produksi kain tenun tembe nggoli dikarenakan bahan pokok yang mahal sehingga penenun susah mendatkannya. Selain itu, menejemen usaha mitra dan bentuk pemasaran yang dilakukan oleh mita tidak maksimal. Akibatnya harga hasil tenun masyarakat menjadi sangat murah. Kemudian permasalah lebel sebagai ciri khas produk tidak dimiliki oleh penenun dan mitra, sejauh ini lebel masih secara umum lewat swadaya masyarakat yang hanya dikenal dengan kai tenun tembe nggoli. Solusi permasalahan tersebu adalah; pertama, Meningkatkan hasil produksi dengan memberikan atau mengadakan bahan pokok berupa benang untuk menunjang kegiatan aktivitas menenun masyrakat. Dengan demikian jumlah produksi hasil tenun Tembe Nggoli bisa lebih dioptimalkan lagi dan memenuhi kebutuhan pasar; kedua, Mitra berinovasi dan memperluas jejaring usaha untuk memperluas pasar sehingga ada Checks and balances antara penenun dan mitra sebagai bentuk aktivitas usaha yang menguntungkan; ketiga, Mitra sebagai kelompok sasaran mempelajari dan memahami tentang membuat serta memiliki lebel sendiri sebagai ciri khas. Target luaran wajib di dalam kegiatan pengabdian kemitraan masyarakat PKM ini adalah publikasi ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi sinta 1-6, publikasi lewat media massa elektronik online/bisa diakses, vidio pelaksanaan kegiatan akan dibagikan secara online/bisa diakses lewat chanel Youtube, dan tercapainya peningkatan pemberdayaan mitra. Selain itu, untuk luaran tambahannya adalah membuat buku referensi yang ber ISBN. Kegiatan pengabdian kemitraan masyarakat (PKM) direncanakan akan dilaksanakan selama satu tahun kalender penelitian pada tahun 2022.References
Amalia, Nuratul dkk. (2021). Perkembangan Motif Kain Tenun Bima Di Desa Ntonggu, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima. Jurnal Bosaparis: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga. Vol. 12 No. 3.
N, Anindhita Destiana, Theresia Widyastuti. (2021). Corak Tenun Bima sebagai Ide Perancangan Motif Batik Tulis. HASTAGINA: JURNAL KRIYA DAN INDUSTRI KREATIF. Vol. 1 No. 2.
Philip, Kotler dan Gary, Armstrong. 2008. Prinsip-prinsip pemasaran Jilid 1 edisi 12. Jakarta: Penerbit Erlangga.
Poespo, G. (2005). Pemilihan Bahan Tekstil. Yogyakarta: Kanisius.
Rahmady, Radiany dan Sularso, Andi. 2007. Kosentrasi Pemasaran. Surabaya: Badan Penerbit Mahardhika.
Rizali, Nanang. (2017). Tinjauan Desain Tekstil. Surakarta: UNS Press.
Subagyo Ahmad. 2010. Marketing in Business. Jakarta: Mitra Wacana Media.
Tjiptono, Fandy. 2008. Pemasaran Strategik. Yogyakarta: Andi Offset.
Wikipedia. (2022). Tenun. Tersedia pada https://id.m.wikipedia.org/wiki/Tenun. Diakses pada tanggal 19 Januari 2022.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright Notice
Authors who publish with Abdi Masyarakat agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.


