Pemberdayaan Masyarakat Melalui Peningkatan Kesadaran Berkoperasi Anggota Pada Koperasi Pondok Pesantren Al-Mutmainnah
DOI:
https://doi.org/10.58258/abdi.v5i1.5263Keywords:
pemberdayaan, sosialisasi, kesadaran berkoperasi, pendidikan dasar koperasiAbstract
Setiap usaha ada kalanya mengalami pasang surut. Begitupula yang dialami oleh koperasi pondok pesantren (Koppontren) Al-Mutmainnah. Kendatipun sudah berjalan lebih dari sepuluh tahun yang lalu tidak membuat Koperasi ini terbebas dari masalah. Sama seperti koperasi pada umumnya, Koppontren ini juga mengalami beberapa permasalahan terkait dengan partisipasi anggota yang lemah. Padahal anggota memiliki peranan yang begitu penting untuk kemajuan sebuah koperasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anggota dalam berkoperasi melalui sosialisasi pendidikan dasar-dasar koperasi. Metode yang digunakan adalah ceramah diskusi dan dibagi kedalam tiga tahapan yakni tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasilnya, kegiatan ini berjalan lancar dan perserta antusias mengikuti acara sampai selesai. Kemudian berdasarkan evaluasi yang dilakukan, terlihat adanya peningkatan pengetahuan, wawasan dan pemahan pada anggota yang dapat meningkatkan kesadaran berkoperasi yang baik sebagai langkah awal untuk mewujudkan loyalitas anggota kedepannya.References
Baddarudin. (2005). Modal sosial dan pemberdayaan komunitas Nelayan (Isu-isu Kelautan dan Kemiskinan Hingga Bajak Laut). Pustaka Pelajar.
Beni, S., Manggu, B., & Sensusiana. (2018). Modal Sosial Sebagai Suatu Aspek Dalam Rangka Pemberdayaan Masyarakat. Jurnal Pendidikan Ekonomi, 3(1), 18–24.
Ellitan, L., & Muljani, N. (2022). Pelatihan Penguatan Kesadaran Berkoperasi Anggota KSP Tirtadana. Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(3), 579–587.
Miswanto, M., & Sirait, D. R. I. (2022). Pengaruh personal branding, tingkat kepuasan, trust, dan motivasi berkoperasi terhadap loyalitas anggota Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah (KSPPS) “Bina Bersama” Lampung Utara. Jurnal Ilmiah Akuntansi Dan Keuangan, 5(3), 1258–1267.
Saputra, A., & Ardiansyah, M. R. (2021). Strategi Pengembangan Koperasi Serba Usaha (Ksu) Di Kota Medan. Jurnal Administrasi Publik Dan Kebijakan, 1(1). http://jurnal.umsu.ac.id/index.php/JAPK
Syaiful, M., Bantun, S., Sari, J. Y., Dalona, A. I. B., & Novriadi, T. (2022). Pendidikan Dasar koperasi (DIKSARKOP) Sebagai Upaya Meningkatkan Pengetahuan Perkoperasian Anggota Koperasi Mahasiswa. Reswara : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2). https://doi.org/10.46576/rjpkm.v3i2.1973
Tumanggor, R. H. (2011). Credit Union Sebagai Usaha Pemberdayaan Masyarakat ( Studi Deskriptif Usaha Pemberdayaan Masyarakat Di Desa Tukka Kecamatan Pakkat Kabupaten Humbahas) [Thesis, Universitas Sumatera Utara]. https://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/62289
Wetina, O. F., Foenay, C. C., & Amtiran, P. Y. (2021). Analisis Tingkat Kesehatan Koperasi Pada Koperasi Simpan Pinjam Kopdit Benefactor Di Kota Kupang. Jurnal Ekonomi Bisnis Dan Manajemen, 11(1), 173–185.
Widhiantari, N. M. T., & Wirawan, I. D. G. K. (2022). Pengaruh Motivasi Anggota dan Sikap Anggota Terhadap Loyalitas Anggota Pada Koperasi Serba Usaha Kertasari Sedana Banjar Kertasari Peguyangan Tahun 2020. Arthaniti Studies, 3(1), 6–12. https://doi.org/DOI: 10.5281/zenodo.6395478
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright Notice
Authors who publish with Abdi Masyarakat agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.


