Analisis Nilai Moral dalam Cerita Anak Nusantara sebagai Media Pembelajaran Bahasa di Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.58258/pendibas.v3i2.8606Keywords:
cerita anak, nilai moral, pembelajaran bahasa, sekolah dasar, karakterAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai moral yang terkandung dalam cerita anak Nusantara serta menelaah potensi pemanfaatannya sebagai media pembelajaran bahasa di sekolah dasar. Cerita anak sebagai bagian dari sastra anak mengandung pesan-pesan moral yang dapat diinternalisasikan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya dalam penguatan pendidikan karakter. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi terhadap beberapa cerita rakyat populer seperti Malin Kundang, Timun Mas, Batu Menangis, dan La Dana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita anak Nusantara mengandung nilai-nilai moral utama seperti tanggung jawab, keberanian, kerja keras, kejujuran, dan kasih sayang. Selain itu, cerita-cerita tersebut mendukung pembelajaran bahasa dalam aspek membaca pemahaman, menulis, serta berbicara, dan dapat dikontekstualisasikan dalam capaian pembelajaran Kurikulum Merdeka. Dengan demikian, pemanfaatan cerita anak Nusantara tidak hanya mendukung pelestarian budaya lokal, tetapi juga menjadi media efektif dalam pembentukan karakter dan pengembangan literasi siswa sekolah dasar. Penelitian ini menguatkan pandangan bahwa pendekatan berbasis teks sastra dalam pembelajaran bahasa dapat meningkatkan apresiasi siswa terhadap bahasa dan nilai-nilai luhur bangsa (Suherli, 2018; Zuchdi, 2009).References
Kemendikbudristek. (2022). Panduan Implementasi Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Nurgiyantoro, B. (2010). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Suyitno, I. (2016). Nilai Pendidikan Karakter dalam Cerita Rakyat Nusantara. Jurnal Pendidikan Karakter, 6(2), 205–217.
Anderson, R. C., & Pearson, P. D. (1984). A schema-theoretic view of basic processes in reading comprehension. Handbook of Reading Research, 1, 255–291.
Hasanuddin, W. (2021). Cerita Rakyat sebagai Sumber Pembelajaran Literasi dan Karakter di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(2), 89–98.
Kemendikbudristek. (2022). Panduan Implementasi Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Lukens, R. J. (2003). A Critical Handbook of Children’s Literature. Boston: Allyn & Bacon.
Nurgiyantoro, B. (2005). Sastra Anak: Pengantar Pemahaman Dunia Anak. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Suherli, S. (2018). Pendekatan Multiliterasi dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia. Bahasa dan Seni, 46(1), 1–14.
Suyitno, I. (2016). Nilai Pendidikan Karakter dalam Cerita Rakyat Nusantara. Jurnal Pendidikan Karakter, 6(2), 205–217.
Tarigan, H. G. (2008). Berkreasi dalam Sastra Anak. Bandung: Angkasa.
Zuchdi, D. (2009). Humanisasi Pendidikan: Pendekatan Pendidikan Berbasis Nilai. Yogyakarta: UNY Press.
Krippendorff, K. (2004). Content Analysis: An Introduction to Its Methodology (2nd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook. Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Zuchdi, D. (2009). Humanisasi Pendidikan: Pendekatan Pendidikan Berbasis Nilai. Yogyakarta: UNY Press.
Kemendikbud. (2011). Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa: Pedoman Sekolah. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright Notice
Authors who publish with Pendidikan Bahasa dan Sastra agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.


