KEANEKARAGAMAN DAN KELIMPAHAN ARTHROPODA TANAH DI LAHAN STROBERI (Fragaria Sp) SEMBALUN KABUPATEN LOMBOK TIMUR SEBAGAI DASAR PENYUSUNAN MODUL EKOLOGI HEWAN
Abstract
Arthropoda merupakan hewan dengan tingkat populasi terbesar antara hewan fIlum lainnya dan tersebar di setiap wilayah dengan habitat yang berbeda-beda baik yang hidup di perairan atau pun di darat bahkan tersembunyi di dalam tanah. Arthropoda tanah berperan penting dalam suatu ekosistem, beberapa diantaranya dapat menguntungkan dan merugikan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi jenis artrhropoda tanah, (2) menganalisis indeks keanekaragaman dan (3) mengungkap kelimpahan Arthropoda tanah di lahan Stroberi Sembalun Kabupaten Lombok Timur, serta (4) menyusun bahan ajar berupa modul Ekologi Hewan. Penelitian ini dilaksanakan di lahan pertanian Stroberi (fragaria sp) Sembalun Kabupaten Lombok Timur dan identifikasi dilakukan di Laboratorium Biologi FPMIPA IKIP Mataram pada bulan Agustus 2017. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik perangkap jebak (Pitfall Trapp) untuk mendapatkan sampel yang diidentifikasi. Hasil penelitian ditemukan 5 spesies Arthropoda tanah antara lain, Gryllus Sp, Araneus diadematus, Camponotus modoc, Clivina fossor, dan Chelisoches sp dengan jumlah keseluruahan sebanyak 44 individu. Nilai indeks keanekkaragaman (H`) untuk Gryllus Sp dengan nilai 0,140, Araneus diadematus dengan nilai 0,217, Camponotus modoc dengan nilai 0,199, Clivina fossor dengan nilai 0,183, Chelisoches sp dengan nilai 0,086 dan nilai rata-rata dari keseluruahan Arthropoda tanah yang ditemukan adalah 0,165 sehingga Arthropoda tanah di lahan Stroberi Sembalun Kabupaten Lombok Timur dikategorikan dengan keanekaragaman yang rendah (Magurran, 1988). Kelimpahan Arthropoda tanah yang diperoleh dengan presentase dari yang tertinggi sampai terendah yaitu, 77,27% Camponotus modoc, 9,09% Araneus diadematus, 6,81% Clivina fossor, 4,54% Gryllus Sp, dan 2,27% Chelisoches sp. Hasil penelitian ini dikembangkan sebagai dasar penyusunan modul Ekologi Hewan yang divalidasi oleh beberapa validator dengan hasil tingkat pencapaian antara lain, 82% validasi isi atau materi, 80% validasi bahasa, dan 86% validasi tampilan dengan kategori layak untuk digunakan, serta diuji oleh 15 mahasiswa diperoleh hasil nilai rata-rata 86% dengan kategori modul terbacaReferences
Abidin, Z. 2010. Studi Keanekaragaman Serangga di Vegetasi Savana Taman Nasional
Bromo Tengger Semeru. Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Arikunto, S. 2013. Manajemen Penelitian.Rineka Cipta: Jakarta
Arief, A. 2001. Hutan dan Kehutanan. Jakarta. Kanisius
Cahyaningtyas, R. 2014. Penyusunan Modul Pembelajaran KKPI Untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Siswa Kelas X Pada Materi Mengoperasikan Software Spreadsheet di SMK Negeri 1 Depok. Universitas negri Yogyakarta
Gembong, T. 1985 Taksonomi Tumbuhan. PT Glora. Gunadi, T. Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta
Hadi, M. Tarwotjo, U dan Rahadian, R. 2009. Biologi Insekta Entomologi. Yogyakarta: Graha Ilmu
Hamalik, O. 1994. Sistem Pembelajaran Jarak Jauh dan Pembinaan Ketenagaan. Bandung: Trigenda Karya
Herlinda, S., dkk. 2008. Perbandingan Keaneragaman Spesies dan Kelimpahan Arthropoda
Predator Penghuni Tanah di Sawah Lebak yang Diaplikasi dan Tanpa Aplikasi Insektisida. Jurusan Biologi FMIPA. Universitas Sriwijaya
Indahwati, R., dkk. 2012. Keanekaragaman Arthropoda Tanah di Lahan Apel Desa Tulungrejo Kecamatan Bumiaji Kota Batu. Universitas Diponegoro. Semarang
Kastawi, Y. 2005. Zoologi Avertebrata. UM Prees. Malang
Mariatul, Q. 2014. Keanekaragaman Arthropoda Tanah Di Perkebunan Teh PTPN XII Bantaran Blitar. Fakultas Sains dan Teknologi. Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang
Lisnawati. 2016. Kelimpahan Dan Keaneragaman Arthropoda Tanah Sebagai Sumber Belajar Di Kawasan Hutan Kalasan Sumber Ubalan Kabupaten Kediri. Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Nusantara PGRI Kediri
Pracaya. 2007. Hama dan Penyakit Tanaman. Penebar swadaya. Jakarta
Rahmawaty. 2000. Studi Keanekaragaman Mesofauna Tanah di Kawasan Hutan Wisata Alam Sibolangit.e-jurnal Universitas Sumatra Utara
Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfa Beta
Suheriyanto dan Dwi R. 2008. Ekologi Serangga. Malang: UIN Press.
Thiagarajan, S., Semmel, D. & Semmel, M. I. 1974. Instructional development for training teacher of Exceptional Childre. Indiana : Indiana University Bloomington
Yulipriyanto, H. 2010. Biologi Tanah dan Strategi Pengolahannya. Yogyakarta: Graha Ilmu.