PENGARUH LATIHAN BOX JUMP DAN DRILL TENDANGAN DEPAN TERHADAP KECEPATAN TENDANGAN DEPAN PADA SISWA EKSTRAKURIKULER PENCAK SILAT TAPAK SUCI SMAN 1 GUNUNGSARI TAHUN 2017
Abstract
Pada ekstrakurikuler pencak silat Tapak Suci SMAN 1 Gunungsari setelah dilakukan observasi peneliti menemukan bahwa masih rendahnya tingkat kemampuan tendangan depan siswa, dijumpai kecepatan tendangan atlet pencak silat SMAN 1 Gunungsari sangat rendah, lemah dilihat dari frekuensi tendangan yang dilakukan dalam setiap ronde rata-rata 3-5 kali. Jadi, aspek keterampilan tersebut menjadi mutlak dikuasai oleh atlet pencak silat dalam proses pembinaan ke tingkat yang lebih tinggi dapat berkesinambungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Pengaruh latihan box jump dan drill tendangan depan terhadap kecepatan tendangan depan pada siswa ekstrakurikuler pencak silat tapak suci SMAN 1 Gunungsari tahun 2017”. Penelitian ini merupakan penelitian korelasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian yaitu tes kekecepatan tendangan depan menggunakan sandsack, tes ini dilakukan sebelum mendapatkan latihan dan sesudah mendapatkan latihan. Subyek dari penelitian ini adalah siswa ekstrakurikuler pencak silat tapak suci SMAN 1 Gunungsari yang berjumlah 20 siswa. Adapun pembentukan group dalam penelitian ini akan membagi dua kelompok yaitu kelompok eksperimen 1 berjumlah 10 orang siswa, kelompok eksperimen ini menggunakan metode latihan box jump, dan kelompok eskperimen 2 berjumlah 10 orang siswa, kelompok eksperimen ini menggunakan metode latihan drill kecepatan tendangan depan. Maka pairing yang digunakan yaitu simple random sampling. Simple random sampling merupakan teknik sampling yang memberikan peluang yang sama bagi individu yang menjadi anggota populasi untuk dipilih menjadi anggota sampel. Teknik random bisa di lakukan dengan cara undian (kocokan arisan) atau dengan angka random. Adapun teknik analisis data menggunakan analisis uji t-test. Hasil penelitian ini menunjukan 1) pengaruh latihan box jump (X1) terhadap kecepatan tendangan depan (Y) t hitung sebesar , sedangkan 2) pengaruh latihan drill tendangan depan (X2) terhadap kecepatan tendangan depan (Y) t hitung sebesar . Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan rumus t-hitung latihan box jump (2,714) dan t hitung latihan drill tendangan depan (2,751) dan t-tabel (2.262) pada taraf signifikan 5% berarti t-hitung lebih besar dari t-tabel. Maka dapat disimpulkan bahwa “Ada pengaruh latihan box jump dan drill tendangan depan terhadap kecepatan tendangan depan pada siswa ekstrakurikuler pencak silat tapak suci SMAN 1 Gunungsari tahun 2017”. “Di terima”.References
Arikunto, S. 2010. Prosedur Penelitian. Jakarta: PT. Renika Cipta.
Asdep PTPK, Kemenegpora. 2007. Pelatihan Pelatih Fisik Level 1. Jakarta: Rineka Cipta
Bolton, B. 2006. Ladder and Functional Block Programing. Jurnal of Sports Science and Medicine: Chapter 11
Bompa, and Haff,G, 2009. Theory and Methodology of Training. Iunited States: Human Kinetics.
Bompa, T. O. 1999. Periodezation Theory and Methodology of Training. Illions: Kendal Hunt Pubhlishing Company.
Bucher, Charles A. And Wuest, Deborah A. 2009. Physical Education, Exercise Science, and Sport. New York: Mc Graw Hill.
Calatayud, J., Borreani, S., Behni, D., Andersen, L. 2014. Muscle Activation During Push-Ups With Different Suspension Training Systems. Jurnal of Sports Science and Medicine. 13, 502-510
Chu, D. A. 1998. Jumping Into Plyometric (second edition). United State of America: Human Kinetic
Chu, D. A. 2001. “ Eksplosive Power”. In Foran, Bill (Ed). High- Performance Sport Conditioning: Modern Training for Ultimate athletic development, 83-96. USA: Human Kinetics.
Chu, D. A., and Mayer, G.D. 2013. Plyometrics. United States Of America.
Delavier, F. 2005. Strength Training Anatomi. United States: Human Kinetics.
Dintimin, G. And Ward. 2003. Sport Speed ( Third Edition). United Stage of America: Human Kinetic.
Downey, J. 2008. Get Fit For Badminton A Practikal Guide to Training for Player and Coaches. Pelham Books Ltd. London.
Ed Mcneely, Ms. Introduction to Plyometrics: Converting Strength to Power. NSCA’s Performance Training Journal. Vol. 6 No. 5
Harsono. 1988. Coaching dan Aspek- Aspek Psikologis dalam Coaching. Semarang: Dahara Prize.
Harsono. 1993. Prinsip- Prinsip Pelatihan. Jakarta : Komite Olahraga Nasional Pusat ( KONI PUSAT).
Harsono. 2001. Latihan Kondisi Fisik. Bandung: November.
Harsuki. 2003. Perkembangan Olahraga Terkini. Edisi 1. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
http://www.google.com/search?q=ladder+drill+lateral+for+hands diunduh tanggal 15 oktober 2014
https://www.google.com/search?q=gambar+push-up diunduh tanggal 15 oktober 2014.
Izquierdo, K. Hakkinen,J. Ibanez, M. Garrues, A. Anton, A. Zuniga, J. L. Larrion. Training on Muscle Power and Serum Hormones In Middle Aged and Older Men. J. Appl Physial 90 :1497-1507, 2001.
James. C.Radcliffe,Robert C Farentinos.1994. Explosive Power Training Human Kinetiks Publisher.Inch.
Jonhson, B., Nelson, J. 1986. Pratical Measurements For Evaluation In Physical Education. Printed in the United States of America
Jonhson, B.A. 2012. Evaluation of The Optimum Duration And Effectiveness Of A Plyometric Training Training Program For Improving The Motor Abilities Of Youth With Cereral Palsy. All Graduate Theses And Desertations
Kusnanik,N. W.,Nasution,J.,dan Hartono,S. 2011.Dasar-Dasar Fisiologi Olahraga.Unesa: Unesa University Press.
Lukman, OT. 2003. Biomekanika Penerapan Hukum-Hukum dan Prinsip- Prinsip Mekanika. Surabaya: Unesa University Press
Lutan, R., Supardi, Giriwijoyo, Y., Ichsan, M., Harsono, Setiawan,I., Nadisah, Hidayat,I., Nurhasan, Wiramihardja,K. 1998.” Seri Bahan Kuliah Olahraga di ITB: Manusia dan Olahraga. Bandung”. Bandung :ITB dan FPOK/ IKIP Bandung.
Mackenzie, B.1996. Weinght Training .United Kingdom. http://www.brianmac.co.uk/weight.htm diunduh tanggal 17 oktober 2014
Maksum, Ali. 2009. Metodologi Penelitian dalam Olahraga. Surabaya.
Maksum, Ali. 2011. Psikologi Olahraga. Surabaya: Unesa University Press
Maksum, Ali. 2012. Metodologi Pendidikan. Surabaya: Unesa University Press.
Miller, M.G., Herniman, J.J. Richard, M. D., Cheatman, C.C., and Michael, T.J. 2006. The Effects Of A 6-Week Plyometric Training Program On Agility”. Journal of Sport Science and Medicine. 5, pp.459-465. http//www.jssm.org.
Nala, N.1998. Prinsip Pelatihan Fisik Olahraga. Denpasar: Universitas Udayana.
Pasurney, P. J. And Sidik, D. Z.2007. Materi Penataran Pelatihan Fisik Tingkat Provinsi se- Indonesia. Bandung: FPOK UPI
Redcliffe, J. C., and Farentinos, R. C. 1999. High Powered Plyometric. United States of America: Human Kinetics Publisher Inc.
Roesdiyanto,dkk.20108. Dasar- Dasar Kepelatihan Olahraga. Malang.
Sajoto. 1995. Peningkatan dan Pembinaan Kondisi Fisik dalam Olahraga. Semarang: Dahara Prize.
Sajoto. 1988. Pembinaan Kondisi Fisik dalam Olahraga. Jakarta: Depdikbud Dirjen PTPLPTP.
Setyawan, M. 2010. Pengaruh Pelatihan Leg Press dan Leg Extension Terhadap Keberhasilan Servis Atas dalam Permainan Sepak Takraw.Tesis. Surabaya: PPS UNESA
Shallaby, H. K. 2010. “ The Effect of Plyometric Exercises Use on the Physical and Skillful Performance of Basketball Players” World Journal of Sport Science, 3 (4) : 316-324, 2010
Singh, B. 2011. “ Effects of a Short Term Plyometric Training Program of Agility in Young Basketball Player” Brazilian Journal of Biomotricity, V. 5, N. 4, P. 271-278, 2011 ( ISSN. 1981-6324)
Soemardiawan. 2012. Tesis: Pengaruh Pelatihan Reverse Curl dan Barbell Curl Terhadap Peningkatan Power Lengan Pemain Bulutangkis. Universitas Negeri Surabaya.
Souza, E. D., Lowery, R. P., Aihara, A. Y., Wilson. J. 2014. Early Adaptations To Six Weeks of Non-Periodized and Periodized Strength Training Regimens in Rexreational Males. Journal of Sports Science and Medicine.
Sugiyono. 2010. Statistika untuk Pendidikan. Bandung :Alvabeta.
Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif dan R & D. Bandung: Alvabeta.
Sukadiyanto. 2011. Pengantar Teori dan Metodologi Melatih Fisik. Yogyakarta: CV. Lubuk Agung.
Suparto, A. 2014. “ Pengaruh Latihan Rubber dan Burble Terhadap Kekuatan dan Power Otot Lengan pada Pemain Bola Voli”. Universitas Negeri Surabaya.
Willardson, J.M., & Burket, L.N. 2008. “ The Effect of Rest Interval Between Sets on Volume Components and Strength Gains”. Journal Strength Conditioning Res. Vol. 22(1) Jan. 2008.
Wiyogo, W.D & Sulistyorini.1991. Pengetahuan Kesegaran Jasmani. Malang:IKIP.
www.ballmedicine.com diunduh tanggal 17 oktober 2016.
Young, W.B., M.H. Mcdowel., and Scarlett. 2001. Speciticity of Sprint and Agility Training Methods. J. Strength Cond. Res. 15: 315-319.