Pemberian Terapi Transcutaneus Electrica Stimulation, Infra Red Dan Massage Pada Kondisi Bell’s Palsy Sinistra Di Rsj Prof. Dr. Soerojo Magelang
DOI:
https://doi.org/10.58258/rehat.v1i1.3030Keywords:
Bell’s palsy, IR, Transcutaneus Electrical Stimulasi dengan Faradik dan MassageAbstract
Bell’s Palsy adalah paralisis wajah akut akibat inflamasi dari nervus facialis biasanya terjadi secara mendadak. Gangguan yang terjadi pada pasien ini berupa kelemahan pada otot- otot wajah kiri dan adanya penurunan fungsional wajah kiri. Terapi yang di berikan pada kasus tersebut dengan menggunakan Infra red dengan tujuan untuk merelaksasikan otot- otot wajah, Massage diberikan dengan tujuan mengurangi kaku pada wajah dan mencegah komplikasi lebih lanjut serta Transcutaneus Electrical Stimulasi di berikan dengan tujuan untuk menstimulasi otot, melatih otot wajah yang lesi, dan melepaskan perlengketan jaringan. Tujuan : Untuk mengetahui penatalaksanaan fisioterapi dalam peningkatan kemampuan fungsional dan kekuatan otot-otot wajah pada kondisi Bell’s Palsy dengan menggunakan modalitas Infra red, Transcutaneus Electrical Stimulasi arus faradik dan Massage. Hasil : Setelah dilakukan terapi selama enam kali didapatkan hasil adanya peningkatan aktifitas fungsional dan kekuatan otot Myologi (M). Frontalis, M. Corugator Supercili, M. Procerus, M. Nasalis, M. Depressor anguli oris, M. Zygomatikus Major, M. Bucinator, M. Risorius yang T0 0 menjadi T6 3 sedangkan pada M.Orbicularis Occuli dan M. Mentalis T0 1 menjadi T6 3. Pada M. Zygomatikus Minor dan M. Orbikularis Oris T0 0 menjadi T6 dengan peningkatan yang sedikit yaitu nilai 1. Kesimpulan : Setelah dilakukan penatalaksanaan fisioterapi pada kasus Bell’s Palsy Sinistra dengan modalitas Infra red, Massage, Transcutaneus Electrical Stimulasi dengan Faradik, di dapat hasil yaitu adanya peningkatan aktifitas fungsional otot wajah dan peningkatan kekuatan otot wajah.References
Annsilva. 2010. Bell’s Palsy (Case Report). Diakses: pada tanggal 4 April 2010, dari http://annsilva.wordpress.com/2021/04/04/bell%E2%80%99s-palsycase-report/
Anshar. 2009. Terapi Stimulasi Listrik. Diakses: pada tanggal 2021/04/04, dari http://anshar.com/2021/04/04/archive.html/
Dewanto G dkk. 2009. Diagnosis dan tata laksana penyakit saraf. Jakarta : kedokteran egc
Gersh, Meryl.R. 1992. Electrotherapy In Rehabilitation. F.A.Davis Company: Philadelphia
Ginsberg L. 2008. Neurologi. Jakarta: Erlangga
Hardi. 2008. Bells Palsy. Diakses pada tanggal 2021/04/04 dari http://www.anunda.com/support/no-mind.htm
Lumbantobing. 2012. Nervus fasial dalam neurologi klinik pemeriksaan fisik dan mental. Edisi ke-12. Jakarta : FK universitas Indonesia
Putz, R and R. Pabst; Sobotta Atlas Anatomi Manusia, E, C, G, Jakarta: 2002
Rahim. 2002. Massage Olah Raga. Pustaka Merdeka: Solo
Saputra L (ed). 2008. Kapita Selekta Kedokteran Klinik. Tangerang: Binarupa Aksara
Saputro Rohmat. 2009. Sinar Infra Merah (Infra red). Diakses pada tanggal 2021/04/04 dari http://one4share.blogspot.com/2009/05/sinar-infra-merahinfra-red.html
Sidharta, P. 2008. Neurologi Klinis Dalam Praktek Umum. Jakarta: Dian Rakyat
Sujatno, Ig dkk. 2002. Sumber Fisis. Akademi Fisioterapi Surakarta Depkes RI: Surakarta
Sutis. 2010. Gejala dan Penyebab Bell’s palsy. Diakses pada tanggal 2021/04/04 dari http://www.indowebster.web.id/showthread.php?t=112101
Tappan, Francess.M. 1988. Healing Massage Techniques: Holistic, Classic and Emerging. Second Edition. Appleton and Lange: California
Wikipedia. 2012. Bell’s palsy. Diakses: pada tanggal 2021/04/04, dari http://id.wikipedia.org/wiki/Bell's_palsy
Wiyoto, Bambang.T. 2011. Remidial Massage. Yogyakarta: Nuha Medika
Yulyani. 2012. Bells Palsy. Diakses pada tanggal 2021/04/04 dari http://www.yulyani15.com/2021/04/04 /bells-palsy.html
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with Research of Service Administration Health and Sains Healthys agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.


