The Effect of Drug Availability and Drug Prices on Patient Satisfaction at the K-24 Geliting Maumere Pharmacy Mediated by Waiting Time

Eldwin Laurenso Lomi, H. Purwadhi, Kahar Mulyani

Abstract


Patient satisfaction is an important indicator in evaluating the quality of pharmacy services, as it reflects the effectiveness of services in meeting patient drug needs and expectations. However, this satisfaction is not only determined by drug availability and price, but also influenced by aspects of the service process, such as waiting time. This study aims to analyze the effect of drug availability and drug price on patient satisfaction, and to assess the role of waiting time as a mediating variable at Apotek K-24 Geliting Maumere. The research method used was a quantitative approach with multiple regression analysis and a mediation test. Data were obtained through distributing questionnaires to patients using pharmacy services. The results showed that drug availability significantly influenced patient satisfaction at Apotek K-24 Geliting Maumere. Adequate drug availability—in terms of quantity, completeness, and ease of obtaining drugs—makes patients feel helped, receive fast service, and perceive the pharmacy as more professional. In addition, drug price has also been shown to significantly influence patient satisfaction. When prices are considered reasonable, affordable, and in accordance with service quality, patients' positive perceptions of the pharmacy increase. Furthermore, the mediation test showed that waiting time strengthens the influence of drug availability and drug price on patient satisfaction. Medication availability and pricing are more optimal when supported by fast and efficient waiting times. Therefore, the combination of good medication availability, affordable prices, and optimal waiting times significantly contributes to improving overall patient satisfaction at Apotek K-24 Geliting Maumere.


Keywords


Drug Availability; Drug Prices; Waiting Time; Patient Satisfaction; Pharmacy Services.

Full Text:

PDF

References


Adhari, I. Z. (2021). Kepuasan pelanggan & pencapaian brand trust (Vol. 1). Jawa Timur: CV. Penerbit Qiara Media.

Arisanthi, L. C. (2023). Tingkat kepuasan konsumen pada pelayanan resep di Apotek Kimia Farma 189 Mataram periode Februari 2022. Jurnal Farmasi Galenika, 10(1), 80–91.

Dewi, N. P. A. T., Dewantara, I. G. N. A., & Setyawan, E. I. (2014). Pengaruh mutu pelayanan terhadap tingkat kepuasan konsumen apotek non praktek dokter di Kuta Utara. Jurnal Harian Regional, 3(1), 63–67.

Diana, K., Rinaldhi Tandah, M., Agnes, C., & Diwayani, M. (2022). Gambaran tingkat kepuasan pengunjung terhadap pelayanan kefarmasian di apotek Kota Palopo. Prepotif Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6, 1401–1411.

Diantita, P. S., & Latifah, E. (2017). Tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan obat di apotek wilayah Kecamatan Mertoyudan Kabupaten Magelang. Jurnal Farmasi Sains dan Praktis, 3(2), 19–23.

Fajarini, H., Balfas, R. F., & Dence, E. (2021). Pengaruh implementasi pelayanan informasi obat terhadap tingkat kepuasan pasien di apotek. Jurnal Farmasi, 2(1), 1–9.

Febriyanto. (2011). Analisis gap harapan dan kinerja berdasarkan persepsi pengunjung Taman Nasional Way Kambas di Lampung Timur. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 2(1), 53–68.

Hidayat, M. R., Andriani, S., & Djamaludin, A. (2023). Gambaran tingkat kepuasan konsumen terhadap pelayanan kefarmasian di Apotek Ilham Farma Cikampek periode 01 Desember 2022–31 Januari 2023. Journal of Holistic and Health Sciences, 7(2), 81–85.

Ilmi, F. (2017). Tingkat kepuasan pelayanan kefarmasian di Apotek Buring Farma Kota Malang. Akademi Farmasi Putra Indonesia Malang.

Jani, I., Sammulia, S. F., Gusmali, D. M., Rachdiati, H., & Oktaviyanti, N. (2023). Analisis tingkat kepuasan konsumen terhadap kualitas pelayanan obat tanpa resep di Apotek Kimia Farma Batam Center. Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan, 1(4), 1–14.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek.

Kurniawati, S. L., Pasaribu, M. L., Prabowo, P., Prasetya, D. Y., & Fakultas Farmasi Universitas Kadiri. (2023). Gambaran tingkat kepuasan pasien terhadap lima dimensi kualitas pelayanan kefarmasian di Apotek X Lumajang. Java Health Journal, 10(2), 46–57.

Lontaan, V., Rumayar, A. A., Tucunan, A. A. T., & Fakultas Kesehatan Universitas Sam Ratulangi. (2019). Hubungan antara persepsi pasien terhadap mutu jasa pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Ratahan Kabupaten Minahasa Tenggara. Kesmas, 7(5).

Maharani, D. N., Mukaddas, A., & Indriani, I. (2016). Analisis pengaruh kepuasan pasien terhadap kualitas pelayanan resep di Apotek Instalasi Farmasi Badan Rumah Sakit Daerah Luwuk Kabupaten Banggai. Jurnal Farmasi Galenika (Galenika Journal of Pharmacy), 2(2), 111–117. https://doi.org/10.22487/j24428744.2016.v2.i2.5984

Muharni, S., Zur Rahma, M., Aryani, F., & Husnawati. (2023). Tingkat kepuasan responden terhadap pemberian informasi obat di Apotek Mandiri Smart Kota Pekanbaru. Jurnal Ilmu Kefarmasian, 4(1).

Mumu, P. A., Lolo, W. A., & Jayanto, I. (2020). Analisis kepuasan pasien peserta Jaminan Kesehatan Nasional di Apotek Kimia Farma 396 Tuminting Kota Manado. Pharmacon, 9(2), 302–309.

Nisa, Z. (2020). Tingkat kepuasan konsumen terhadap pelayanan kefarmasian di Apotek Ganesha Farma Kabupaten Lamongan [Skripsi S1 Farmasi]. Universitas Islam Negeri.

Nurhaini, R., Munasari, F., & Agustiningrum, R. (2020). Kesesuaian pelayanan informasi obat (PIO) di Apotek Kecamatan Tulung Kabupaten Klaten. CERATA Jurnal Ilmu Farmasi, 11(1), 15–20.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Permenkes Nomor 43 Tahun 2019 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat. https://doi.org/10.31219/osf.io/kw3z4

Permenkes RI. (2016). Permenkes-73-2016-Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek.

Sugiyono. (2020). Metode Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Saputri, L. T., Maelaningsih, F. S., Wijanarko, D. A., & Amelia, D. (2023). Analisis tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan farmasi model Servqual di Apotek X Kota Tangerang Selatan. Pharmaceutical Science Journal, 3(2), 173–184.

Shafira, Pramestutie, H. R., & Illahi, R. K. (2021). Hubungan antara tingkat pengetahuan dan faktor sosiodemografi dalam swamedikasi analgesik oral terhadap pasien dengan keluhan nyeri gigi di beberapa apotek Kota Malang. Pharmaceutical Journal of Indonesia, 6(2), 97–101.

Sulistiyanto, W. S., Anggoro, A. B., & Indriyanti, E. (2023). Gambaran tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian pada era globalisasi di Klinik Utama “X” Kota Semarang. Jurnal Kesehatan, 22, 113–120.

Wahyuni, A. S., Ariani, M. M. A., & Sari, N. (2019). Hubungan antara waktu tunggu pelayanan resep terhadap tingkat kepuasan pasien di Puskesmas Kelayan Dalam. Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan, 4(1), 225–234. https://doi.org/10.36387/jiis.v4i1.276

Wardani, B. K., & Wahyuningsih, S. S. (2021). Pengaruh pelayanan kefarmasian terhadap kepuasan pasien di Apotek Berkah Santosa Klaten. Jurnal Farmasi Indonesia, 8(2), 189–194.

Yuyun, Y. R. S. H. (2016). Kepuasan pasien peserta program Jaminan Kesehatan Nasional terhadap pelayanan kefarmasian di apotek. Jurnal Kefarmasian Indonesia, 10(2), 39–48.




DOI: http://dx.doi.org/10.58258/bisnis.v5i1.10298

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.

Bussiness Management
p-ISSN: 2828-8203, e-ISSN: 2828-7606
Jurnal ini diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala.

Alamat: Jl. Lingkar Selatan, Perum Elit kota Mataram Asri Blok O. No. 35, Jempong Baru, Sekarbela, Kota Mataram NTB. Indonesia