Analysis of the Drafting of the Electronic Information and Transactions Law (ITE Law) in the Perspective of Legal Drafting Science

Kaharuddin Kaharuddin, Muhammad Faishal Abrar, Diandra Ratuolinka, Nadya Luqyana Vianda, Natasya Christy Angelina Tambunan

Abstract


This article describes and examines issues related to Law Number 11 of 2008 concerning Electronic Information and Transactions (ITE Law) and its amendments, which were introduced with the aim of ensuring legal certainty for people conducting electronic transactions. The focus of this article is to examine the drafting of the ITE Law as stipulated in Law Number 12 of 2011, the application of principles in the drafting of the ITE Law, and the normative and implementative problems after the enactment of the ITE Law. The research used is normative legal research with a statute approach and conceptual approach. The legal materials in this study are divided into two categories, namely primary legal materials and secondary legal materials. The results of the study show that even though the formulation of the ITE Law is in accordance with the laws and regulations, its implementation still has many problems due to the non-implementation of several formal principles of the law and the large number of phrases with unclear boundaries.

Full Text:

PDF

References


L. N. Azizah, “Memahami Apa Itu UU ITE dan Apa Saja yang Diatur di Dalamnya,” Gramedia.com. https://www.gramedia.com/literasi/memahami-apa-itu-uu-ite/ (diakses 29 Nov. 2025).

F. Aristama, “Setuju UU ITE Direvisi, Nasdem: Pasal 27 Ayat 3 dan Pasal 28 Ayat 2 Multitafsir,” rmol.id, 17 Feb. 2021. https://rmol.id/politik/read/2021/02/17/475465/setuju-uu-ite-direvisi-nasdem-pasal-27-ayat-3-dan-pasal-28-ayat-2-multitafsir

T. R. Dianisa and G. D. Suprobowati, “Penerapan Teori Legislasi dalam Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan di Indonesia,” Souvereignty: Jurnal Demokrasi dan Ketahanan Nasional, vol. 1, no. 2, p.2022.

Kaharuddin, Ilmu Peraturan Perundang-Undangan: Pemahaman Dasar dan Struktur Hukum. Jakarta: Kencana, 2025, p. 57.

T. R. Dianisa and G. D. Suprobowati, “Penerapan Teori Legislasi dalam Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan di Indonesia,” Souvereignty: Jurnal Demokrasi dan Ketahanan Nasional, vol. 1, no. 2, 2022.

A. Manik et al., “Analisis Peran Ilmu Perundang-Undangan Dalam Meningkatkan Kualitas Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan di Indonesia,” Aladalah: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora, vol. 2, no. 1, p. 2024.

M. R. Arafi, “Polemik Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik: Eksistensi Pasal-Pasal Multitafsir Perampas Kebebasan Berpendapat,” lk2fhui.law.ui.ac.id. Diakses: 29 Nov. 2025. [Online]. Available: https://lk2fhui.law.ui.ac.id/portfolio/polemik-undang-undang-informasi-dan-transaksi-elektronik-eksistensi-pasal-pasal-multitafsir-perampas-kebebasan-berpendapat/

M. Budiardjo, “Perkembangan teknologi informasi dan implikasi hukum terhadap pemerintahan digital,” Jurnal Ilmu Pemerintahan, vol. 14, no. 2, pp. 2019.

Badan Pembinaan Hukum Nasional, Naskah akademik revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik. Jakarta: Kementerian Hukum dan HAM RI, 2015.

SAFEnet, Digital Rights Report 2019. Southeast Asia Freedom of Expression Network, 2019.

A. Hamzah, Asas-asas Hukum Pidana. Jakarta: Rineka Cipta, 2011.

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Risalah rapat pembahasan RUU ITE. Jakarta: DPR RI, 2016.

P. M. Marzuki, Penelitian Hukum. Jakarta: Kencana, 2014.

Organisation for Economic Co-operation and Development, Digital Security Policy Framework. OECD Publishing, 2020.

Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Laporan penanganan kasus UU ITE. Kominfo, 2022.

K. Tan, “Analisa Pasal Karet Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik Terhadap Asas Kejelasan Rumusan,” Jurnal Hukum Samudra Keadilan, vol. 17, no. 1, p. 17, 2022.

Y. Mainake and L. F. Nola, “Dampak Pasal-Pasal Multitafsir dalam Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik,” INFO Singkat, vol. 12, no. 16, p. 2, 2020.

Y. Mainake and L. F. Nola, “Dampak Pasal-Pasal Multitafsir,” INFO Singkat, p. 4, 2020.

R. Nababan et al., “Dampak Multitafsir Pasal Karet Dalam Undang Undang ITE Terhadap Kepastian Hukum Dan Kebebasan Berekspresi,” Makalah, Universitas Negeri Medan, p. 7, 2024.

Y. Mainake and L. F. Nola, “Dampak Pasal-Pasal Multitafsir,” INFO Singkat, p. 4, 2020.

A. Sumodiningrat, A. Helmi, and T. B. Rifat P., “Desain Lembaga Khusus Bidang Legislasi dan Evaluasi Peraturan Perundang-undangan Partisipatif,” Jurnal Legislasi Indonesia, vol. 19, no. 3




DOI: http://dx.doi.org/10.58258/jihad.v7i4.10007

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2025 Kaharuddin Kaharuddin, Muhammad Faishal Abrar, Diandra Ratuolinka, Nadya Luqyana Vianda, Natasya Christy Angelina Tambunan

View My Stats

Lisensi Creative Commons
JIHAD : Ilmu Administrasi dan Hukum 2745-9489 (Print), 2746-3842 (Elektronik) is licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.

Jurnal ini diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala.

Alamat: Jl. Lingkar Selatan, Perum Elit kota Mataram Asri Blok O. No. 35, Jempong Baru, Sekarbela, Kota Mataram NTB. Indonesia