Law Enforcement of Environmental Destruction Crimes in the PT TPL Agrarian Dispute in North Sumatra
DOI:
https://doi.org/10.58258/jihad.v7i4.9987Keywords:
Environmental Destruction, Corporate Liability, Scientific Evidence, Agrarian Conflict, Law Enforcement.Abstract
This study examines law enforcement against environmental destruction in agrarian disputes PT Toba Pulp Lestari (PT TPL) in North Sumatra through a juridical-empirical approach that combines normative legal analysis with empirical findings from legal documents, field reports, and scientific data. The results indicate that the environmental damage meets the elements of an environmental crime and can be classified as a corporate offense, particularly due to discrepancies between the company’s operational activities, licensing requirements, and the precautionary principle. Scientific evidence plays a crucial role in establishing a causal relationship between the company’s activities and ecological degradation. However, law enforcement still faces structural obstacles, including weak inter-agency coordination and the dominance of administrative measures over criminal instruments. This study emphasizes the need to strengthen corporate criminal liability and integrate agrarian and environmental policies to ensure ecological protection and uphold the rights of indigenous communities.References
Ndaru, FA (2023). Limitasi tindak pidana sumber daya alam sebagai tindak pidana asal pencucian uang di Indonesia. Jurnal Hukum Lingkungan Indonesia, 9 (2), 239–278. https://doi.org/10.38011/jhli.v9i2.532
Wardhany, NEF (2022). Pertanggungjawaban pidana korporasi dalam kebakaran hutan yang menyebabkan kerusakan lingkungan. Legalitas: Jurnal Hukum, 14 (1), 177–186. https://doi.org/10.33087/legalitas.v14i1.326
Pravifjayanto, MR (2025). Rekonstruksi pertanggungjawaban pidana korporasi atas kejahatan terhadap lingkungan hidup: Perspektif hukum progresif. Jurnal Hukum & Pembangunan, 55 (1). https://doi.org/10.21143/jhp.vol55.no.1.1738
Alfian, dkk. (2025). Masyarakat adat dan Toba Pulp Lestari: Pemetaan konflik agraria Pandumaan-Sipituhuta. Jurnal Antropologi Aceh, 8 (2), 53–69. https://doi.org/10.29103/aaj.v9i1.20332
Makarim, MH (2023). Pasca keputusan pencemaran udara di Jakarta: Dialektika politik hukum dan hak asasi manusia. Jurnal Hukum Lingkungan Indonesia, 9 (2), 425–455. https://doi.org/10.38011/jhli.v9i2.719
Akbar, MF (2021). Penerapan pertanggungjawaban pidana korporasi dalam berbagai hukum pidana. Jurnal Hukum & Pembangunan, 51 (3). https://doi.org/10.21143/jhp.vol51.no3.3272
Afandi, F., Adianto, D., Listiningrum, P., & Lovina, MW (2022). Penggunaan bukti ilmiah dan prinsip kehati-hatian dalam hukum pidana lingkungan hidup di Indonesia (2009–2020). Juli, 1 , 77–120. https://doi.org/jhli.icel.or.id
Winarsa, PAF, Rukmini, M., & Takariawan, A. (2022). Implementasi penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana lingkungan hidup oleh korporasi (studi DAS Citarum). Jurnal Poros Hukum Padjadjaran, 4 (1), 162–185. https://doi.org/10.23920/jphp.v4i1.1066
Wijaya, H. (2021). Pertanggungjawaban pidana korporasi atas pencemaran lingkungan. Notaris: Jurnal Hukum, 14 (1), 45–62. https://doi.org/10.14710/nts.v14i1.38863
Isabella, DV, & Ravizki, EN (2024). Analisis yuridis pembuktian tindak pidana lingkungan hidup yang dilakukan oleh korporasi. Jurnal Ilmiah W, 21 , 200–211. https://doi.org/10.528/jurnal.peneliti.net
Ilham, M. (2025). Tinjauan yuridis terhadap pertanggungjawaban pidana korporasi atas tindak pidana lingkungan. Jurnal Hukum Bisnis Indonesia, 4 (1). https://doi.org/10.47709/ijbl.v4i1.5371
Faqih, D. (2024). Pertanggungjawaban pidana korporasi dalam tindak pidana lingkungan: Analisis yuridis. Jurnal Penelitian Ranah, 6 (5), 98–115. https://doi.org/10.38035/rrj.v6i5
Rahmayanti, NA (2025). Pertanggungjawaban pidana korporasi terhadap tindak pidana perusak lingkungan. Jurnal Kajian Sosial & Hukum, 8 (7), 122–140. https://doi.org/10.56338/j
Werdaya, IMC (2023). Kekuatan hukum bukti ilmiah dalam sistem pembuktian tindak pidana lingkungan hidup. Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 8 (4), 45–63.


