Bonding Social Capital Sebagai Kendala Dalam Pengembangan Desa Wisata Sade Kabupaten Lombok Tengah
DOI:
https://doi.org/10.58258/jisip.v7i2.4834Keywords:
Bonding Social capital, tourist village, tourist developmentAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kendala yang dihadapi dalam pengembangan Desa Wisata Sade, baik dari pemerintah, swasta maupun masyarakat dan wisatawan sebagai pengguna objek wisata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Adapun penentuan informan dilakukan dengan purposive sampling yaitu dengan jumlah keseluruhan adalah 11 orang yang terdiri dari, kepala Dusun, pemandu, pedagang kain tenun, Kepala Desa, tokoh masyarakat, Dinas Pariwisata Lombok Tengah dan Wisatawan. Kemudian pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dokumentasi, dan FGD. Sedangkan untuk keabsahan data peneliti menggunakan triangulasi, yaitu melalui triangulasi metode dan sumber data untuk melakukan perbandingan dan menggali kebenaran tentang informasi-informasi yang didapatkan. Hasil penelitian ini mengkritik konsep bonding social capital Putnam bahwa bonding social capital yang dimiliki masyarakat seperti masih terpaku pada adat istiadat, eksklusivisme, dan sulit menerima inovasi dapat menghambat pengembangan desa wisata adat di Dusun Sade. Kemudian dalam kendala pengembangan desa wisata yaitu modal sosial yang menjembatani memunculkan jaringan di dalam masyarakat (internal) dan sulit melakukan inovasi.Downloads
Published
2023-06-07
Issue
Section
Articles
License
Copyright Notice
Authors who publish with JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.


