Pengembangan Nilai-Nilai Qur’ani Pada Anak Melalui Pembentukan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Di Desa Naru
DOI:
https://doi.org/10.58258/abdi.v2i1.1334Keywords:
Pengembangan Nilai-Nilai Qur’ani, Pembentukan Taman Pendidikan Al-Quar’anAbstract
Desa Naru yang berada di kecamatan Woha, kabupaten Bima tidak memiliki TPQ. Sehingga anak-anak yang seharusnya masih diberikan pengajaran tentang agama islam tidak mendapatkan hal tersebut secara maksimal karena kurangnya sarana dan prasarana. Tujuan dari program kemitraan masyarakat ini adalah pengembangan nilai-nilai qur’ani dengan membetuk TPQ di wilayah desa Naru. Moetode pelaksanaan dilakukan dengan Bottom Up, yang artinya perencanaan Tindakan menjawab permasalahn dan kebutuhan masyarakat dilakukan secara partisipatif. Kegiatan terbagi dalam tiga tahap yaitu kegiatan awal yang terdapat sosialisasi dan persiapan, kemudian kegiatan inti, serta kegiatan akhir yaitu evaluasi. Hasil dari pelaksanaan kegiatan di antaranya adalah terbentuknya TPQ yang diberi nama TPQ Al-arsy. Kegiatan pembelajaran dilakukan setiap hari senin sampai dengan jum’at. Materi yang diajarkan antara lain membaca Iqro, praktek wudhu dan sholat, hafalan surat pendek, Bahasa arab, serta maeri-materi agama lainnya. Pendidik di TPQ Al-Arsy berjumlah enam orang, proses pengajaran dilakukan secara bergantian sesuai jadwal. Santri-santri berasal dari desa Naru, berjumlah 35 santri.References
Anisah. (2011). Pola Asuh Orang Tua Dan Implikasinya Terhadap Pembentukan Karakter Anak. Jurnal Pendidikan Universitas Garut, 5(1), 70–84.
Fattah, A. (2017). Konsep Pendidikan Karakter Dalam Perspektif Hadits. TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(2), 113–122. https://doi.org/10.26618/jtw.v1i2.364
Hakim, R. (2015). Pembentukan Karakter Peserta Didik Melalui Pendidikan Berbasis Al-Quran. Jurnal Pendidikan Karakter, 0(2), 123–136. https://doi.org/10.21831/jpk.v0i2.2788
Henry. (2014). Partisipasi Masyarakat Dalam Perencanaan Pembangunan (Studi Kasus Pada Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi). Jurnal Administrasi Publik, Volume 2(Desember 2014), 118.
Noor Komari Pratiwi. (2015). Pengaruh Tingkat Pendidikan, Perhatian Orang Tua, dan Minat Belajar Siswa Terhadap Prestasi Belajar Bahasa Indonesia Siswa SMK Kesehatan di Kota Tangerang Noor. Jurnal Pujangga, Vol. 1(No 2), 75-105.
Rakhmawati, I. (2015). Peran Keluarga dalam Pengasuhan Anak. Jurnalbimbingan Konseling Isla, 6(1), 1–18. https://doi.org/10.21043/kr.v6i1.1037
Setiawan, D., Rusdi, A., & Putri, V. A. (2018). Peran TPA dalam Penyelenggaraan Pendidikan Al-Qur’an di Masjid Al-Fattah Palembang. JIP: Jurnal Ilmiah PGMI, 3(2), 170–184. https://doi.org/10.19109/jip.v3i2.1650
Siti Khawarin, Rumzi Samin, I. Y. P. (2017). Implementasi Kebijakan Penuntasan Buta Aksara Al-Qur’an (Studi di Kecamatan Meral Barat Kabupaten Karimun). 1–14.
Subianto, J. (2013). Peran Keluarga, Sekolah, Dan Masyarakat Dalam Pembentukan Karakter Berkualitas. Edukasia : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 8(2), 331–354. https://doi.org/10.21043/edukasia.v8i2.757
Yuhana, A. N., & Aminy, F. A. (2019). Optimalisasi Peran Guru Pendidikan Agama Islam Sebagai Konselor dalam Mengatasi Masalah Belajar Siswa. Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 7(1), 79. https://doi.org/10.36667/jppi.v7i1.357
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright Notice
Authors who publish with Abdi Masyarakat agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.


