Menumbuhkan Kembali Semboyan “Ngaha Aina Ngoho” Yang Hampir Punah Akibat Krisis Ekonomi
DOI:
https://doi.org/10.58258/abdi.v2i1.1462Keywords:
Ngaha ain na ngoho, Krisis ekonomiAbstract
Menumbuhkan kembali semboyan “Ngaha Aina Ngoho” yang hampir punah akibat krisis ekonomi sebagai upayya merawat kembali kearifan local bima dalam diri masyarakat terkhususnya anak muda melalui kegiatan sosialisasi dan reboisasi. Program tersebut terlaksana melalui beberapa rangkaian kegiatan maupun persiapan yang bertujuan untuk menghadirkan Kembali kepedulian masyarakat dan anak muda terhadap alam. Selain itu untuk keberlanjutan program ini maka dibentuknya sebuah komunidas yang bernama ‘’pencinta alam’’ yaitu Gerakan muda-mudi dari desa rora, kegiatan diakhiri dengan penanaman bibit kemiri disalah satu gunung yang tandus dan adanya komunitas ini dapat mewadahi pemuda-pemudi desa rora untuk menjaga kelestarian alam. Semoga kegiatan ini tetap berlanjut dan berjangka panjang. Tujuan jangka Panjang yaitu dengan adanya program menumbuhkan Kembali semboyan “Ngaha Aina Ngoho” ini dapat mengurangi penebangan secara liar, menjaga kelestarian alam, dan menciptakan masyarakat yang sadar akan lingsungan serta kreatif dalam menggunakan SDA sehingga mampu menstabilkan ekonomi warga setempat dan menjadikan desa Rora menjadi desa yang sejahterah dan cinta lingkungan.References
Ismail, a. I., millang, s., & makkarennu, m. (2019). Pengelolaan agroforestry berbasis kemiri (aleurites moluccana) dan pendapatan petani di kecamatan mallawa. Jurnal hutan dan masyarakat, 11(2), 139-150.
Koji, t. (2000). Kemiri (aleurites moluccana) and forest resource management in eastern indonesia: an eco-historical perspective. International symposium and workshop, “the beginning af the 21st century: endorsing regional autonomy, understanding local cultures, strengthenning natioal integration”, hasanuddin university, south sulawesi, august 1-5, 2000. P 1-23.
Manusia, s. D. (2004). Manajemen sumber daya manusia.
Mariati, m. (2013). Maja labo dahu dalam dinamika kehidupan masyarakat bima doctoral dissertation, universitas islam negeri alauddin makassar.
Mulyani, a. Nursyamsi, d, las, i. 2014. Percepatan pengembangan pertanian lahan kering iklim di nusa tenggara. Pe ngembangan inovasi pertanian. 7(4).187-198.
Mursalim, i., mustami, m. K., & ali, a. (2018). Pengaruh penggunaan pupuk organik mikroorganisme lokal media nasi, batang pisang dan ikan tongkol terhadap pertumbuhan tanaman sawi (brassicajuncea). Jurnal biotek, 6(1), 32-45.
Putra, u. W., & usman, k. (2018) dampak perladangan liar oleh masyarakat di hutan lindung unit pelaksanaan teknis dinas (uptd) kehutanan kecamatan langgudu kabupaten bima. Jurnal silva samalas issn, 2621, 6779.
Salim, e. (2010). Ratusan bangsa merusak satu bumi. Penerbit buku kompas.
Sinaga, r, desrial, wulandari, d. 2016. Karakteristik fisik dan mekanik kemiri (aleurites moluccana wild). Jurnal keteknisan pertanian. 4(1):97-106.
Taiyeb, a. (2017). Evaluasi kesesuaian lahan untuk tanaman kemiri (aleurites moluccana willd.) Pada sistem lahan salo saluwan di kota palu. Forestsains, 14(2), 98-107.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright Notice
Authors who publish with Abdi Masyarakat agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.


