Pelatihan Program Re-Branding, Brand Awareness dan Digitalisasi Marketing pada UMKM PKK Kelurahan Sedati Gede
DOI:
https://doi.org/10.58258/abdi.v5i1.4977Keywords:
Strategi Marketing, Re-branding, Brand Awareness, Digital Marketing, Social MediaAbstract
UMKM rintisan yang dibentuk oleh Kepala Desa Sedati yang pengelolaannya dilakukan oleh PKK masing-masing RT. UMKM ini telah dirintis selama satu tahun dengan kegiatan bisnis berupa budidaya Lele, kuliner berupa olahan steak Lele, olahan Aloevera, olahan tanaman toga seperti martabak gingseng, minuman bunga telang dan kue tradisional. UMKM rintisan di Desa Sedati memiliki beberapa kendala dalam memasarkan produknya. Selainitu, UMKM Sedati belum memiliki merek/brand yang mana merek ini menjadi hal mendasar dan penting dalam pemasaran. Merek menjadi identitas dari suatu produk untuk membedakan produk dari produk pesaing. Selain mengenai merek, kesadaran konsumen akan keberadaan merek tersebut/ brand awareness sangat dibutuhkan. Olehkarena itu, perlu dilakukannya digitaliasasi menggunakan media sosial. Sebagai bentuk dukungan tim Pengabdian kepada Masyarakat IT Telkom Surabaya pada pengembangan UMKM maka kami mengusulkan solusi untuk masalah utama yang dihadapi saat ini yaitu di sisi marketing. Solusi yang kami tawarkan tentunya sejalan pula dengan program pemerintah untuk meningkatkan kualitas UKM dan sistem online, peningkatan kualitas, penguatan kapasitas usaha UMKM, peningkatan omset dan pengembangan sentra industry Kecil dan Menengah. Program yang akan kami buat yaitu kami melakukan pelatihan pembuatan merek sesuai dengan brand strategy dan pelatihan penggunaan sosial media sebagai media untuk mencipatakan brand awareness. Dengan adanya merek, produk UMKM akan lebih mudah dikenali dan memiliki identitas dari produk pesaing, serta dengan penggunaan sosial media yang efektif produk akan lebih mudah dikenal tanpa batasan jangkauan wilayah. Harapannya dengan adanya merek, produk-produk UMKM akan mampu bersaing dengang produk UMKM lainnya dengan keunikan tesendiri. Dari upaya brand awareness dengan sosial media diharapkan khalayak segera mengenal merek produk-produk UMKM desa Sedati. Dalam Pengabdian kepada Masyarakat ini target luaran kami adalah jurnal nasional terindeks dan publikasi media masa.References
M. T. Borges-Tiago, J. Santiago and F. Tiago, "Mega or macro social media influencers: Who endorses brands better?," Journal of Business Research, 2022.
S. Y. Kusi, P. Gabrielsson and C. Baum, "How classical and entrepreneurial brand management increases the performance of internationalising SMEs?," Journal of World Business, 2022.
S. Z. Abidin and R. A. A. R. A. Effendi, "A semantic approach in perception for packaging in the SME’s food industries in Malaysia: a case study of Malaysia food product branding in United Kingdom," in The 5th Indonesia International Conference on Innovation, Entrepreneurship, and Small Business (IICIES 2013), 2013.
Pengaruh Perubahan Logo (Rebranding) terhadap Citra Perusahaan pada PT BANK BRI TBk," Jurnal Ilmiah Manajemen Forkamma, vol. 2, no. 1, pp. 117-126, 2018.
Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Timur, "Rencana Strategis Perubahan Tahun 2019-2024".
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright Notice
Authors who publish with Abdi Masyarakat agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.


