PARADIGMA EKOLOGI DALAM KAJIAN SASTRA
Abstract
Studi ekologi dalam karya sastra mencakup dua dimensi utama: ekologi alam dan ekologi budaya. Pendekatan interdisipliner ini melibatkan pemeriksaan hubungan kompleks antara sastra dan lingkungan, termasuk aspek budaya, sosial, dan spiritual. Analisis karya sastra dari perspektif ekologi membutuhkan pemahaman menyeluruh tentang interaksi antara manusia dan alam, menggabungkan unsur-unsur ilmu lingkungan, sosiologi, antropologi, dan geografi. Penelitian ini mengungkapkan variabilitas studi ekologi karya sastra melalui berbagai topik dan pendekatan, termasuk ekokritik, etika lingkungan, antropologi budaya, dan pendidikan lingkungan. Kesimpulannya, paradigma ekologi dalam studi sastra memberikan wawasan mendalam tentang hubungan harmonis antara manusia dan alam, serta dimensi budaya dan lingkungan yang terwujud dalam karya sastra. Pendekatan ini memainkan peran penting dalam memahami kompleksitas eksistensi manusia dan mempromosikan kesadaran lingkungan melalui karya sastra.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Aditya, A. and Oktavilia, E. (2020). Tingkat ekoliterasi tenaga pendidik fakultas ilmu budaya unsoed. Nusa Jurnal Ilmu Bahasa Dan Sastra, 15(4), 433-446. https://doi.org/10.14710/nusa.15.4.433-446
Afrianti, I. dan Wahyuni, N. (2021). Pengembangan perangkat pembelajaran bahasa inggris berbasis lingkungan "leksikon dalam bahasa mbojo" untuk mengembangkan kreativitas mahasiswa. Jiip - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 4(6), 455-461. https://doi.org/10.54371/jiip.v4i6.286
Alfianti, A. (2020). Sampah dalam novel aroma karsa karya dewi lestari: tinjauan ekologi sastra. Jurnal Bahasa Sastra Dan Pembelajarannya, 10(1), 1. https://doi.org/10.20527/jbsp.v10i1.8392
Alves, F., Santos, R., & Penha-Lopes, G. (2022). Revisiting the missing link: an ecological theory of money for a regenerative economy. Sustainability, 14(7), 4309. https://doi.org/10.3390/su14074309
Alvi, A., Vengadasamy, R., & Majid, A. (2019). Filosofi alam dalam puisi ghulam sarwar yousuf dan william wordsworth: analisis ekokritik komparatif. Gema Jurnal Online Kajian Bahasa, 19(4), 327-345. https://doi.org/10.17576/gema-2019-1904-17
Amanat, T. (2019). Cerita rakyat paser dan berau dalam tinjauan ekologi sastra. Kandai, 15(2), 145. https://doi.org/10.26499/jk.v15i2.956
Ambarsari, T. dan Andalas, E. (2021). Intertekstualitas novel sutra soma bahtera nusantara karya moch. indra purnama dan dhaeng sekara telik sandi tanah pelik majapahit karya agus sunyoto. Semantik, 10(2), 111-122. https://doi.org/10.22460/semantik.v10i2.p111-122
Anggraini, D. dan Dewi, T. (2022). Kritik sosial dan materialistis dalam naskah drama "cipoa" karya putu wijaya: telaah sosiologi sastra. Basastra, 11(2), 124. https://doi.org/10.24114/bss.v11i2.33832
Arafah, B., Abbas, H., & Hikmah, N. (2021). Menyelamatkan lingkungan: pelajaran lingkungan hidup dalam novel februari naga karya colin thiele. Jurnal Pengajaran dan Penelitian Bahasa, 12(6), 935-941. https://doi.org/10.17507/jltr.1206.09
Ardianto, D. (2014). Dari novel ke film: kajian teori adaptasi sebagai pendekatan dalam penciptaan film. Panggung, 24(1). https://doi.org/10.26742/panggung.v24i1.101
Arianto, B., Sayuti, S., & Efendi, A. (2021). Kajian ekokritik terhadap representasi kondisi ekologi di rawa gambut. Kajian Bahasa dan Pendidikan Bahasa Inggris, 8(3), 1267-1284. https://doi.org/10.24815/siele.v8i3.19816
Assagaf, M. (2019). Dilema konsep sastra. Foramadiahi Jurnal Kajian Pendidikan Dan Keislaman, 11(1), 121. https://doi.org/10.46339/foramadiahi.v11i1.150
Azis, A. (2020). Kajian filologis terhadap karya sastra bugis untuk mengembangkan pendidikan karakter. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 5(2), 82-88. https://doi.org/10.29303/jipp.v5i2.114
Bestelmeyer, S., Elser, M., Spellman, K., Sparrow, E., Haan-Amato, S., & Keener, A. (2015). Kolaborasi, pemikiran interdisipliner, dan komunikasi: pendekatan baru untuk pendidikan ekologi sekolah dasar dan menengah. Frontiers in Ecology and the Environment, 13(1), 37-43. https://doi.org/10.1890/140130
Brasseur, R. (2022). A refined literature review to promote sustainable development through integrated frameworks in the european landscape. Journal of European Landscapes, 3(3), 61-78. https://doi.org/10.5117/jel.2022.3.65331
Brook, R. dan McLachlan, S. (2008). Tren dan prospek pengetahuan lokal dalam penelitian dan pemantauan ekologi dan konservasi. Keanekaragaman Hayati dan Konservasi, 17(14), 3501-3512. https://doi.org/10.1007/s10531-008-9445-x
Ciannelli, L., Hunsicker, M., Beaudreau, A., Bailey, K., Crowder, L., Finley, C., ... & Chigbu, P. (2014). Pendidikan pascasarjana transdisipliner dalam ilmu dan manajemen sumber daya laut. Ices Journal of Marine Science, 71(5), 1047-1051. https://doi.org/10.1093/icesjms/fsu067
Darwin, D., Nuruddin, N., & Anwar, M. (2021). Alegori kesetiaan dalam cerpen baishui qingcai (白水青菜) sup bening sawi hijau karya pan xiangli (潘向黎). Jurnal Ilmiah Semantik, 2(02). https://doi.org/10.46772/semantika.v2i02.387
Dhyaningrum, A. and Pascarina, H. (2020). The transformation of folklores into play scripts for drama learning (transformasi cerita rakyat ke dalam naskah lakon berbahasa inggris dalam pembelajaran drama). Leksema Jurnal Bahasa Dan Sastra, 5(2), 189-199. https://doi.org/10.22515/ljbs.v5i2.2142
Drakou, E., Kermagoret, C., Comte, A., Trapman, B., & Rice, J. (2017). Membentuk masa depan penelitian sistem sosio-ekologi laut: ketika peneliti karier awal bertemu dengan para senior. Ices Journal of Marine Science, 74(7), 1957-1964. https://doi.org/10.1093/icesjms/fsx009
Du, X. dan Li, X. (2023). Mengenai peran guru bahasa indonesia untuk membimbing mahasiswa di china. Jurnal Obsesi Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 303-311. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i1.2838
Endraswara, S. (2022). Teori sastra terbaru perspektif transdisipliner. Enggang Jurnal Pendidikan Bahasa Sastra Seni Dan Budaya, 2(2), 122-145. https://doi.org/10.37304/enggang.v3i1.4936
Eunike, A., Hardiningtyas, D., & Sari, S. (2018). Analisis keberlanjutan wisata pantai dan mangrove di kecamatan clungup, kabupaten malang, jawa timur. Ekonomi dan Sosial Perikanan dan Kelautan, 006(01), 1-13. https://doi.org/10.21776/ub.ecsofim.2018.006.01.01
Farida, N. dan Andalas, E. (2019). Representasi kesenjangan sosial-ekonomi masyarakat pesisir dengan perkotaan dalam novel gadis pantai karya pramodya ananta toer. Satwika Kajian Ilmu Budaya Dan Perubahan Sosial, 5(1), 74. https://doi.org/10.22219/kembara.vol5.no1.74-90
Galway, L., Parkes, M., Allen, D., & Takaro, T. (2016). Membangun kapasitas penelitian interdisipliner: tantangan utama untuk pendekatan ekologi dalam kesehatan masyarakat. Aims Public Health, 3(2), 389-406. https://doi.org/10.3934/publichealth.2016.2.389
Gibbons, L. (2020). Regenerative—the new sustainable?. Sustainability, 12(13), 5483. https://doi.org/10.3390/su12135483
Graells, G., Nakamura, N., Celis‐Diez, J., Lagos, N., Marquet, P., & Gelcich, S. (2021). A review on coastal urban ecology: research gaps, challenges, and needs. Frontiers in Marine Science, 8. https://doi.org/10.3389/fmars.2021.617897
Ha, S. (2019). Pertemuan antara kritik sastra cambridge dan Cina. Jurnal Internasional Studi Sastra Perbandingan dan Penerjemahan, 7(4), 42. https://doi.org/10.7575/aiac.ijclts.v.7n.4p.42
Hadigheh, S. dan Khaghaninezhad, M. (2013). Bagaimana menerapkan linguistik kritis dalam kritik karya sastra Inggris/Persia. International Journal of Linguistics, 5(4), 90. https://doi.org/10.5296/ijl.v5i4.3794
Hadiyanto, H., Sundari, W., & Atrinawati, A. (2021). Human-nature ecological interaction of african traditional community in chinua achebe’s things fall apart (literary ecology approach in literature). E3s Web of Conferences, 317, 03015. https://doi.org/10.1051/e3sconf/202131703015
Hafida, S., Rokhmah, A., Kuncara, R., Wardani, V., Novianti, A., Yuniandari, K., ... & Zainuddin, A. (2020). Sastra hijau untuk menumbuhkembangkan kesadaran ekologis di sd muhammadiyah program khusus bayat, klaten. Buletin KKN Pendidikan, 2(1). https://doi.org/10.23917/bkkndik.v2i1.10795
Harfiyani, M. (2020). Spiritualitas alam dan tokoh utama pada novel partikel karya dewi ‘dee’ lestari (perspektif ekofeminisme). Diskursus Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 2(03), 244. https://doi.org/10.30998/diskursus.v2i03.6704
Hariyono, S. and Suryaman, M. (2019). Diskriminasi bissu dalam novel tiba sebelum berangkat: kajian sosiologi sastra (bissu discrimination in novel tiba sebelum berangkat: sociological literature study). Kandai, 15(2), 167. https://doi.org/10.26499/jk.v15i2.1353
Harlina, H. dan Yusuf, F. (2020). Tantangan belajar bahasa inggris di sekolah pedesaan. Jurnal Penelitian Pendidikan, 20(3), 325-334. https://doi.org/10.17509/jpp.v20i3.28191
Hédl, R., Cousins, S., Decocq, G., Szabó, P., & Wulf, M. (2021). Pentingnya sejarah untuk memahami ekosistem kontemporer: wawasan dari ilmu vegetasi. Journal of Vegetation Science, 32(3). https://doi.org/10.1111/jvs.13048
Ilahi, R., Ramdhani, I., Yusuf, M., & Witro, D. (2022). Hubungan agama islam dan pembangunan ekonomi dalam kemajuan negara: sebuah tinjauan umum. Muẚṣarah Jurnal Kajian Islam Kontemporer, 4(1), 31. https://doi.org/10.18592/msr.v4i1.6450
Indrawati, S., Ernalida, E., Turama, A., & Malik, A. (2022). Relasi antara manusia dan alam dalam sastra lisan sumatera selatan: sebuah kajian ekofenomenologi. Logat Jurnal Bahasa Indonesia Dan Pembelajaran, 9(1), 65-77. https://doi.org/10.36706/logat.v9i1.148
Islam, M. (2021). 'dan bumi, laut, manusia, semua ada di dalamnya': kajian ekokritik terhadap puisi-puisi pilihan dante gabriel rossetti. Jurnal Bahasa dan Sastra Internasional, 5(3), 105-111. https://doi.org/10.23887/ijll.v5i3.32132
Karuniasih, D., Dwicahyo, W., & Putri, M. (2022). Pengaruh game pokemon go terhadap kehidupan manusia modern. Visual Heritage Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya, 4(3), 318-326. https://doi.org/10.30998/vh.v4i3.1210
Kelly, R., Mackay, M., Nash, K., Cvitanovic, C., Allison, E., Armitage, D., ... & Werner, F. (2019). Sepuluh kiat untuk mengembangkan peneliti sosio-ekologi interdisipliner. Socio-Ecological Practice Research, 1(2), 149-161. https://doi.org/10.1007/s42532-019-00018-2
Kowarik, I. (2020). Herbert sukopp – an inspiring pioneer in the field of urban ecology. Urban Ecosystems, 23(3), 445-455. https://doi.org/10.1007/s11252-020-00983-7
Kriswanto, M. and Rohman, M. (2022). Pendidikan informal melaui spiritualitas alam dalam novel mata dan rahasia pulau gapi karya okky madasari. Diglosia Jurnal Kajian Bahasa Sastra Dan Pengajarannya, 5(3), 683-694. https://doi.org/10.30872/diglosia.v5i3.476
Lestari, O., Sahara, R., Ardhini, Z., & Chusna, I. (2020). Mitos dan kritik lingkungan dalam film aquaman (2018). Buletin Al-Turas, 26(1), 85-101. https://doi.org/10.15408/bat.v26i1.14452
Mahmudah, L., Mujahidah, U., & Karkono, K. (2022). Patologi sosial dalam puisi bersatulah pelacur-pelacur kota jakarta karya w.s. rendra dan puisi sajak karya subagio sastrowardoyo. Jolla Jurnal Bahasa Sastra dan Seni, 2(2), 180-190. https://doi.org/10.17977/um064v2i22022p180-190
Marland, P. (2013). Ekokritik. Kompas Sastra, 10(11), 846-868. https://doi.org/10.1111/lic3.12105
Martono, M. (2018). Cerpen sebagai media pembentukan karakter siswa. Jurnal Edukasi Khatulistiwa Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia, 1(1), 1. https://doi.org/10.26418/ekha.v1i1.24825
Menn, R. dan Schuh, M. (2022). The autofiction in serial, literary works., 101-118. https://doi.org/10.1007/978-3-030-78440-9_6
Mttaqin, K. (2021). The press history representation before and after indonesia's independece in mencari sarang angin novel. Jentera Jurnal Kajian Sastra, 10(1), 17. https://doi.org/10.26499/jentera.v10i1.2903
Muslim, I. dan Triyono, S. (2022). Penilaian kualitas penerjemahan istilah ekologi pada novel the old man and the sea karya ernest hemingway dan terjemahannya lelaki tua dan laut oleh yuni kristianingsih pramudhaningrat. Linguistik Indonesia, 40(2), 315-325. https://doi.org/10.26499/li.v40i2.292
Mutiah, A., Andianto, M., Parto, P., Husniah, F., Taufiq, A., Widayati, E., ... & Rijadi, A. (2018). Pembelajaran bahasa indonesia melalui teks bermuatan pendidikan ekologi berbasis kearifan lokal osing. Belajar Bahasa Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 4(1), 15. https://doi.org/10.32528/bb.v4i1.1882
Naililhaq, F. (2020). Kearifan lokal bertajuk religi dalam mite gunung tidar: kajian antropologi sastra. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 20(1), 61-70. https://doi.org/10.17509/bs_jpbsp.v20i1.25972
Natalia, D. (2018). Hakikat studi sastra setelah munculnya teori sastra kontemporer. Jurnal Internasional Kajian Humaniora (Ijhs), 2(1), 82-89. https://doi.org/10.24071/ijhs.2018.020109
Norvia, N. (2020). Analisis konteks dan wujud ekologi dindang anak unggat-unggat apung etnik banjar kalimantan selatan. Sirok Bastra, 8(2). https://doi.org/10.37671/sb.v8i2.196
Novianti, R., Wasana, W., & Rosa, S. (2020). Refleksi lingkungan dalam kumpulan cerpen hikayat bujang jilatang karya afri meldam (tinjauan ekokritik sastra). Jurnal Elektronik Wacana Etnik, 9(1). https://doi.org/10.25077/we.v9.i1.138
Nugraha, D. (2021). Pembelajaran sastra di sekolah: sebelum, selama, dan sesudah pandemi. Jurnal Ilmiah Didaktika Media Ilmiah Pendidikan Dan Pengajaran, 22(1), 37. https://doi.org/10.22373/jid.v22i1.8708
Nurdiyanto, E., Resticka, G., & Yanti, S. (2022). Ekoleksikon burung merpati sebagai suplemen pembelajaran bahasa berbasis lingkungan: perspektif ekolinguistik. Semiotika Jurnal Ilmu Sastra Dan Linguistik, 23(1), 1. https://doi.org/10.19184/semiotika.v23i1.24367
Paek, K. (2018). Keterlibatan kreatif dalam isu-isu ekologi: pengalaman kerja studio dalam konteks pembelajaran interdisipliner. Studi Kreativitas, 11(1), 41-55. https://doi.org/10.3846/cs.2018.475
Pamungkas, O. (2021). Sastra hijau: pendidikan lingkungan dalam novel klasik. Jurnal Kridatama Sains Dan Teknologi, 3(02), 147-160. https://doi.org/10.53863/kst.v3i02.388
Partelow, S. (2018). Tinjauan terhadap kerangka kerja sistem sosial-ekologi: aplikasi, metode, modifikasi, dan tantangan. Ekologi dan Masyarakat, 23(4). https://doi.org/10.5751/es-10594-230436
Perangin-Angin, D. dan Dewi, N. (2020). Merawat lagu-lagu daerah pagu untuk pemertahanan bahasa: analisis ekolinguistik. Ranah Jurnal Kajian Bahasa, 9(2), 272. https://doi.org/10.26499/rnh.v9i2.2932
Pirgmaier, E. (2021). The value of value theory for ecological economics. Ecological Economics, 179, 106790. https://doi.org/10.1016/j.ecolecon.2020.106790
Pouso, S., Borja, A.A., & Uyarra, M. (2020). Pendekatan interdisipliner untuk menilai perubahan setelah restorasi ekologi dalam jasa ekosistem budaya laut. Perbatasan dalam Ilmu Kelautan, 7. https://doi.org/10.3389/fmars.2020.00715
Prathiwi, G. (2020). Analisis kendala penggunaan bahasa dalam pekerjaan pada masyarakat sunda. Commentate Jurnal Manajemen Komunikasi, 1(2), 129. https://doi.org/10.37535/103001220202
Puspita, Y., Hanum, F., Rohman, A., Wang, L., & Akhyar, Y. (2022). Pengaruh faktor lingkungan keluarga terhadap perkembangan pemerolehan bahasa pertama anak usia 2 tahun 5 bulan. Jurnal Obsesi Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 4888-4900. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.2500
Putri, N., Rahman, H., & Afifah, N. (2019). Kearifan lingkungan masyarakat dayak benuaq dalam novel api awan asap: kajian ekokritik giiford. Satwika Kajian Ilmu Budaya Dan Perubahan Sosial, 3(2), 132. https://doi.org/10.22219/satwika.vol3.no2.132-141
Rahayu, T. (2020). Hubungan manusia dan lingkungan dalam cerpen sunda kawung ratu karya wahyu wibisana kajian ekokritik. Jentera Jurnal Kajian Sastra, 9(2). https://doi.org/10.26499/jentera.v9i2.2834
Rangkuti, L., Anwar, K., & Ferdinal, F. (2022). "jejak" ekologi pada nyanyian rakyat lancang kocik suku sakai di desa petani kabupaten bengkalis. Magistra Andalusia Jurnal Ilmu Sastra, 4(1). https://doi.org/10.25077/majis.4.1.68.2022
Record, S., Ferguson, P., Benveniste, E., Graves, R., Pfeiffer, V., Romolini, M., ... & Beardmore, B. (2016). Mahasiswa pascasarjana menavigasi penelitian sosial-ekologi: wawasan dari jaringan penelitian ekologi jangka panjang. Ecology and Society, 21(1). https://doi.org/10.5751/es-08111-210107
Riani, n. (2021). Lanskap linguistik pada rumah sakit di kabupaten kulon progo. Tuahtalino, 15(2), 248. https://doi.org/10.26499/tt.v15i2.4036
Rini, E. dan Kusmiati, D. (2022). Penerjemahan istilah ekologi bahasa jepang ke bahasa indonesia dalam kumpulan cerpen miyazawa kenji. Izumi, 11(2), 104-112. https://doi.org/10.14710/izumi.11.2.104-112
Rizal, M., Adzhani, S., & Adila, W. (2022). Kearifan ekologis dalam cerita rakyat kalimantan tengah: kajian ekokritik. Suar Betang, 17(2), 151-160. https://doi.org/10.26499/surbet.v17i2.394
Rohma, W. dan Qur'ani, H. (2022). Kritik sosial dalam puisi "berikan aku keadilan" karya fitri nganthi wani dan relevansinya dalam pembelajaran sastra. Jentera Jurnal Kajian Sastra, 11(2), 244. https://doi.org/10.26499/jentera.v11i2.3361
Sabrina, A. (2021). Suara ekologi manusia dalam novel the bear (2020) karya andrew krivak. Lingua Didaktika Jurnal Bahasa Dan Pembelajaran Bahasa, 15(2), 222. https://doi.org/10.24036/ld.v15i2.115620
Setiana, A., Sunarti, I., & Ariani, F. (2022). Gaya bahasa dalam kumpulan syair riwayat cinta karya kahlil gibran. Fon Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 18(2), 294-302. https://doi.org/10.25134/fon.v18i2.5749
Setyawan, E., Suryanto, E., & S, D. (2022). Analisis deiksis dalam cerpen “jangan tanyakan tentang mereka yang memotong lidahku” karya faisal oddang. Briliant Jurnal Riset Dan Konseptual, 7(1), 64. https://doi.org/10.28926/briliant.v7i1.724
Sipahutar, R. (2020). Penciptaan dalam sastra hikmat perjanjian lama serta implikasinya bagi pemeliharaan alam. Fidei Jurnal Teologi Sistematika Dan Praktika, 3(2), 202-227. https://doi.org/10.34081/fidei.v3i2.152
Siwi, P., Arafah, B., Wulan, S., Purwarno, P., Ekalestari, S., & Arafah, A. (2022). Perlakuan terhadap alam: pendekatan ekokritik dalam 'komat kamit' karya tejo dan kamba tuhan maha asik. Teori dan Praktik Kajian Bahasa, 12(7), 1278-1285. https://doi.org/10.17507/tpls.1207.05
Suni, I. (2020). Konflik batin psikologis dalam naskah drama badai sepanjang malam karya max arifin. Imajeri Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 3(1), 74-81. https://doi.org/10.22236/imajeri.v3i1.5275
Suta, B., Somadayo, S., & Kurniawan, H. (2023). Problematika ekologi dalam novel sumi karya jazuli imam (kajian ekokritik sastra). Madah Jurnal Bahasa Dan Sastra, 13(2), 155-169. https://doi.org/10.31503/madah.v13i2.456
Syahrul, N. (2023). Kajian ekologi sastra terhadap sajak “lobak putih” karya inggit putria marga.. https://doi.org/10.55981/brin.304.c589
Utami, S. (2022). Cerminan pandangan hidup dalam leksikon khas tatah-sungging wayang kulit di dusun gendeg. Deskripsi Bahasa, 5(2), 85-92. https://doi.org/10.22146/db.v5i2.5725
Wiasti, N. dan Suarsana, I. (2023). Perempuan petani dalam kuasa patriarki: studi ekofeminisme di subak bulung daya desa antap kabupaten tabanan bali. Jurnal Kajian Bali (Journal of Bali Studies), 13(1), 132. https://doi.org/10.24843/jkb.2023.v13.i01.p07
Widyastuti, W., Lestari, L., Darma, D., Adelia, S., Dianitami, A., & Sari, D. (2023). Exploring translation techniques and their translation quality: student’s translators practices cultural specific items. Bahasa Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 5(1), 22-32. https://doi.org/10.26499/bahasa.v5i1.343
Wuryandari, N. (2022). Ketidakterpenuhinya hak warga negara terhadap kaum minoritas dalam karya sastra. Pujangga, 8(1), 1. https://doi.org/10.47313/pujangga.v8i1.1539
Yulsafli, Y. (2022). Nilai budaya dalam cerita rakyat simeulue provinsi aceh. Sang Pencerah Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton, 8(3), 841-860. https://doi.org/10.35326/pencerah.v8i3.2516
Zulfa, A. (2021). Teori ekokritik sastra: kajian terhadap kemunculan pendekatan ekologi sastra yang dipelopori oleh cheryll glotfelty. Lakon Jurnal Kajian Sastra Dan Budaya, 10(1), 50. https://doi.org/10.20473/lakon.v10i1.29774
DOI: http://dx.doi.org/10.58258/pendibas.v5i1.10303
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Nurfidah Nurfidah, Supriadin Supriadin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Pendidikan Bahasa dan sastra (p-issn: 2964-349X;e-issn: 3031-9919) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Jurnal ini diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala.
Alamat: Jl. Lingkar Selatan, Perum Elit kota Mataram Asri Blok O. No. 35, Jempong Baru, Sekarbela, Kota Mataram NTB.
