Pengaruh Konseling Kelompok Values Clarification Terhadap Peningkatan Sikap Toleransi Beragama
DOI:
https://doi.org/10.58258/jime.v7i4.2359Keywords:
Konseling kelompok, values clarification, modelling, sikap toleransiAbstract
Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pengaruh konseling kelompok values calrification teknik modelling terhadap peningkatan sikap toleransi beragama pada siswa. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen repetead measure dengan desain pretest and multiple posttest design. Subyek dalam penelitian ini sebanyak 5 orang siswa kelas VII di Mts. Madrasatul Qur’aniyah Kabupaten Lombok Barat. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner sikap toleransi. Analisis data menggunakan statistik repeated measure ANOVA. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa konseling kelompok values clarification dengan teknik modeling melalui video pendek efektif untuk meningkatkan sikap toleransi antar umat beragama pada siswa di Mts. Madrasatul Qur’aniyah.References
Abdussami, H & Tahir, M. (2003). Islam dan hubungan antar agama. Yogyakarta: LKiS.
Akbar, W. (2018). BIN ungkap 39 persen mahasiswa terpapar radikalisme. https://www.cnnindonesia.com/nasional.
Azwar, S. (2008). Penyususnan Skala Psikologi. Jakarta: Pustaka Pelajar.
Bahari. (2010). Toleransi beragama mahasiswa (Studi tentang pengaruh kepribadian, keterlibatan organisasi, hasil belajar pendidikan agama, dan lingkungan pendidikan terhadap toleransi mahasiswa berbeda agama pada 7 perguruan tinggi umum negeri). Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI.
Corey, G. (2012). Theory and practice of group counseling. California, Monterey: Brooks/Coley Publishing Company.
Creswell, J. (2015). Educational Research, Planning, Conducting, and Evaluating Quantitative and Qualitative. New Jersey: Pearson Education, Inc.
Djollong, A.F., & Akbar, A. (2019). Peran guru pendidikan agama Islam dalam penanaman nilai-nilai toleransi antar ummat beragama peserta didik untuk mewujudkan kerukunan. Jurnal Al-Ibrah, 3, 72-92.
Doorn V.M. (2014). The nature of tolerance and the social circumstances in which it emerges. Article sociology review. University Amsterdam, the Netherlands.
Gibson, JL (2006) Enigmas of intolerance: fifty yerasafter stouffer’s communism, comformity, and civil liberties. Perspectives on politics 4(1): 21-34.
Gunawan, I.M.S., Wibowo, M.E., Purwanto, E., & Sunawan. (2019). Group counseling of values clarification to increase middle school student’s empathy. Psicologia Educativa. 25 (2) 169-174.
Gunawan, I.M.S. (2020). Meningkatkan kejujuran akademik mahasiswa melalui konseling kelompok values calrification. Jurnal Kependidikan, 6, 48-57.
Hasyim, U. (1997). Toleransi dan kemerdekaan beragama dalam Islam sebagai dasar menuju dialog dan kerukunan antar agama. Surabaya: PT.Bina Ilmu.
Karmila, M. (2013). Implementasi pendekatan klarifikasi nilai atau values clarification technique (VCT) dalam pembelajaran moral pada anak usia dini. Jurnal Penelitian PAUDIA, 2, 126-141.
Kirschenbaum, H. (2013). Values clarification in counseling and psychotrapy (Practical strategies for individual and group settings). New York: Oxford University Press.
Kirschenbaum, (2000). From Values Clarification to Character Education: A Personal Journey. Journal of Humanistic Counseling Education and Development, 39, 4-20.
Lesievici, P., & Andronie, M. (2016). Teacher assessing the effectiveness of values clarification techniques in moral education. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 217, 400-406.
Mujahidin, E., Rahman, I.K., & Aqilah, F.N. (2020). Pendekatan bimbingan dan konseling Gestal Profetik (G-pro) untuk meningkatkan toleransi beragama siswa di SMA Ibnu ‘Aqil. Jurnal Pendidikan Islam, 9, 99-126.
Mummendey, A., & Wenzel, M. (1999). Social discrimination and tolerance in intergroup relations: reactions to intergroup difference. Pesonality and Social Psychology Review, 3, 1-10.
Munawar, S.A.H. (2003). Fikih hubungan antar agama. Jakarta: Ciputat Press.
Nuswantari. (2018). Model pembelajaran nilai-nilai toleransi untuk anak sekolah dasar. Jurnal University Research Colloqium, 1, 78-87.
Utami, S.R. (2018). Implementasi nilai–nilai toleransi antar umat beragama pada lembaga pendidikan nonmuslim. Skripsi. Salatiga: IAIN Salatiga.
Permana, D.S., Rachmat, N., & Ismail, Y. (2014). Potret sikap toleransi beragama siswa (Studi kasus SMA Negeri 5 Jakarta Pusat Kelas XI). Jurnal Studi Al-Quran, 10, 168-177.
Pieterse, A.H., Vries, M., Kunneman, M., Stiggelbout, A.M., & Steward, D.F. (2013). Theory-informed design of values clarification methods: A cognitive psychological perspective on patient health-related decision making. Journal Social Science & Medicine, 77, 156-163.
Saihu. (2019). Pendidikan karakter berbasis kearifan lokal (studi di Jembrana Bali). Edukasi Islami, 8, 1-10.
Stewart, D.F., Tong, C., Siemens, R., Alibhai, S., Pickles, T., Robinson, J., & Brundage, M.D. (2012). The impact of explicit values clarification exercises in a patient decision aid emerges after the decision is actually made: Evidence from a randomized controlled trial. Journal Medical Decision Making, 1, 616-626.
Sullivan JL, Piereson J and Marcus (1982) Political tolerance and democracy. Chicago: University Of Chicago Press
Surur, A.M., Septiani, E., & Trianawati, A.Y. (2018). Upaya menanamkan nilai religius siswa di MAN Kediri 1 Kota Kediri melalui ekstrakurikuler keagaman tahfidz Al-Qur’an. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 15, 42-51.
Wati, D.C., & Arif, D.B. (2017). Penanaman nilai-nilai religious di sekolah dasar untuk penguatan jiwa profetik siswa. Prosiding Konferensi Nasional Kewarganegaraan III di Universitas Ahmad Dahlan Yogjakarta.
Widjayanto, P. (2011). Perasaan Senang dan Teori Motivasi Hedonisme Word Press. http://www.putuwidjayanto.wordpress.com/2011/01/14/teori-motivasihedonisme.
Widyaningsih, T.S., Zamroni & Zuchdi, D. (2014). Internalisasi dan aktualisasi nilai-nilai karakter pada siswa smp dalam perspektif fenomenologis. Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi, 2, 181-195.
Witteman, et al. (2016). Design features of explicit values clarification methods: A systematic review. Journal Medical Decision Making, 1, 1-19.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright Notice
Authors who publish with Jurnal Ilmiah Mandala Education agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.


