PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA INGGRIS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN AKTIF PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 SANO NGGOANG KABUPATEN MANGGARAI BARAT TAHUN PELAJARAN 2015/2016
DOI:
https://doi.org/10.58258/jime.v2i1.292Keywords:
Keterampilan Berbicara, Pembelajaran Aktif. Bahasa InggrisAbstract
Siswa kelas VII SMP Negeri 2 Sano Nggoang Kabupaten Manggarai Barat, setelah belajar bahasa Inggris belum mampu juga menggunakan bahasa Inggris dalam berkomunikasi sekalipun dalam bentuk yang sederhana. Bahkan yang lebih tragis lagi, belakangan ini timbul kecenderungan bagi siswa untuk membenci pelajaran bahasa Inggris karena mereka menganggap bahwa pelajaran bahasa Inggris suatu yang membosankan dan menakutkan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dengan 2 siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siklus 1 ditemukan bahwa adanya peningkatan persentase ketuntasan dalam tes evaluasi pada perbaikan 1 dan tes evaluasi perbaikan 2. Setelah perbaikan siklus 1 persentase ketuntasan ada peningkatan menjadi 69%. Meskipun ada peningkatan penguasaan materi berbicara mata pelajaran bahasa Inggris pada perbaikan 1 masih perlu perbaikan lagi dikarenakan belum mencapai ketuntasan yang diinginkan. Kemudian dilakukan perbaikan siklus 2, nilai ketuntasan belajar mengalami kenaikan yang signifikan yaitu 99%. Pada siklus 2 ini ketuntasan belajar secara klasikal telah tercapai sehingga tidak perlu lagi diadakan perbaikan. Suasana pembelajaran yang kondusif sangat membantu siswa dalam belajar sehingga tindakan perbaikan pembelajaran I dan II dapat tercapai. Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang telah dilaksanakan pada dua siklus dengan teknik pembelajaran aktif dalam pembelajaran bahasa Inggris pada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Sano Nggoang kabupaten Manggarai Barat dapat disimpulkan bahwa dengan teknik pembelajaran aktif dapat meningkatkan hasil belajar bahasa Inggris siswa kelas VII. Hasil penelitian tindakan kelas dengan menggunakan dua siklus ternyata hipotesis yang dirumuskan telah terbukti kebenarannya. Artinya bahwa dengan menerapkan teknik pembelajaran aktif dalam pembelajaran bahasa Inggris ternyata dapat meningkatkan keterampilan berbicara mata pelajaran bahasa Inggris siswa kelas VII SMP Negeri 2 Sano Nggoang Tahun Pelajaran 2015/2016. Hal ini ditunjukkan hasil belajar pada akhir siklus II dengan banyaknya siswa yang tuntas mencapai 99 % dan nilai rata-ratanya 90. Sedangkan indikator kinerja penelitian yang peneliti tetapkan adalah sekurang-kurangnya 75 % siswa mendapat nilai hasil belajar bahasa Inggris lebih dari atau sama dengan 60 dan sekurang-kurangnya 90 nilai rata-rata kelas dalam pembelajaran bahasa Inggris. Dengan demikian indikator tersebut telah tercapai. Berkaitan dengan hal tersebut di atas penerapan teknik pembelajaran aktif dapat dilaksanakan untuk meningkatkan praktik-praktik pembelajaran bahasa Inggris di kelas VII sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa serta menciptakan suasana pembelajaran yang aktif, kreatif dan efektif serta menyenangkanReferences
Bellaca, James. (2011). 200+ Strategi dan Proyek Pembelajaran Aktif untuk Melibatkan Kecerdasan Siswa. (Alih bahasa: Siti Mahyuni). ed. 2. Jakarta: PT Indeks.
Daeng Nurjamal, Warta Sumirat, & Riadi Darwis. (2011). Terampil Berbahasa Menyusun Karya Tulis Akademik, Memandu Acara(MC-Moderator), dan Menulis Surat. Bandung: Penerbit Alfabeta.
Dewi Salma Prawiradilaga. (2007). Prinsip Desain Pembelajaran (Instructional Design Principle). Jakarta: Kencana Prenada Media Group & Universitas Negeri Jakarta.
Dewi Salma Prawiradilaga. (2007). Prinsip Desain Pembelajaran (Instructional Design Principle). Jakarta: Kencana Prenada Media Group & Universitas Negeri Jakarta.
Hamruni. (2012). Strategi Pembelajaran. Yogyakarta: Insan Madani.
Henry Guntur Tarigan. (2008). Berbicara sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.
Iskandarwassid & Dadang Sunendar. (2008). Strategi Pembelajaran Bahasa. Bandung: Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia & PT Remaja Rosdakarya.
Saleh Abbas. (2006). Pembelajaran Bahasa Indonesia yang Efektif di Sekolah Dasar. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Direktorat Ketenagaan.
Silberman, Melvin L. (2012). Active Learning 101: Cara Belajar Siswa Aktif. (Alih bahasa: Raisul Muttaqien). Ed. Revisi. Bandung: Penerbit Nuansa.
Syahrir, S., & Susilawati, S. (2015). PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA SMP. Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME), 1(2), 162-171.
Syamsu Yusuf LN. (2004). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Tomkins, Gail. E & Hoskisson, Kenneth. (1995). Language Arts: Content and Teaching Strategies. 3rd. ed. New York: Mac Millan Publising Co.
Ulas, Abdulhak Halim. (2008). Effects of Creative, Educational Drama Activities on Developing Oral Skills in Primary School Children. American Journal of Applied Sciences. Diakses dari http://www.thescipub.com/pdf/10.3844/ ajassp.2008.876.880 April 2013, jam 19:57 WIB.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright Notice
Authors who publish with Jurnal Ilmiah Mandala Education agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.


