Tragedi Holocaust Sebagai Dasar Fabula Dalam Novel Schindler’s Ark Karya Thomas Keneally: Kajian Formalisme Rusia
DOI:
https://doi.org/10.58258/jime.v8i2.3099Keywords:
Holocaust, Fabula, Schindler’s Ark, Formalisme Rusia, NovelAbstract
Novel Schindler’s Ark ini merupakan salah satu novel terkenal pada tahun 1982. Memiliki film adaptasi bernama Schindler’s List, novel karangan Thomas Keneally asal Australia ini meraih berbagai macam penghargaan seperti Man Booker Prize dan Los Angeles Times Book Prize for Fiction.Dalam penelitian ini, penulis menggunakan jenis penelitian kualitatif. Pendekatan objektif ini digunakan sebagai sebuah pendekatan untuk mengungkap fakta yang digunakan untuk pedoman fabula dalam cerita novel Schindler’s Ark. Fakta bahwa Peristiwa-Peristiwa yang terjadi ketika Jerman Nazi berkuasa menjadi pedoman Fabula dalam novel Schindler’s Ark. Hal ini di jabarkan dari peristiwa peristiwa yang tercantum dalam novel Schindler’s Ark. Banyak sekali cerita dalam novel Schindler’s Ark yang merupakan contoh fakta peristiwa yang terjadi pada masa kekuasaan Nazi yang dijadikan sebagai pedoman Fabula. Proses Defamiliarisasi terjadi bagaimana Fabula tragedi Holocaust digabungkan dengan imajinasi aneh penulis berupa Sjuzet yang membuat jalannya novel ini menjadi lebih menarik untuk dinikmati para pembacanya.Pada novel Schindler’s Ark Karya Thomas Keneally ini, cerita kekejaman Nazi dan Hitler dijadikan sebagai dasar Fabula dan kemudian setelah proses defamiliarisasi lahirlah jadi sebuah sjuzet. Dari sini dapat diketahui bahwa fabula yang melalui proses Defamiliarisasi akan menjadi fiktif, walaupun dalam novel tersebut banyak sekali membawa fakta sejarah yang sebenarnya. Misalnya dari cerita asli kejadian saat Nazi berkuasa di jerman, kemudian pengarang mendefamiliarisasikannya jadi sjuzet sehingga novel tersebut sangat menarik untuk dinikmati oleh pembaca.References
Keneally, T. (1982). Schindler’s Ark. Australia: Hodder and Stoughton.
Damono, S. D. (1978). Sosiologi Sastra (Sebuah Pengantar Ringkas). Jakarta: Depdikbud.
Selden. (1991). Panduan Pembaca Teori Sastra masa Kini . Yogyakarta: Gadjah mada University Press.
Shklovsky, V. (1989). Art and Technique dalam Modern Literary Theory: A reader. Great Britain: Edward Arnold.
Bennett, T. (2003). Formalism and Marxism; Second Edition. New York: Routledge.
Putri, G.L. (2018). Analisis Kesejajaran Fabula dan Sjuzet dalam Alur Novel Ankoku Joshi Karya Akiyoshi Rikako. Skripsi. Bandung: Universitas Komputer Indonesia.
Creswell, J. W. (2016). Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright Notice
Authors who publish with Jurnal Ilmiah Mandala Education agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.


