Pengembangan Modul Pembelajaran Konsep Kewargaan Digital untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Siswa Kelas X Di SMK Pembangunan Surabaya
DOI:
https://doi.org/10.58258/jime.v8i2.3254Keywords:
Modul Pembelajaran, Kemandirian, Hasil Belajar, Kewargaan DigitalAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat modul pembelajaran terhadap kemandirian belajar dan hasil belajar siswa di SMK Pembangunan Surabaya. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan metode Research & Development (R&D). Desain uji coba yang digunakan dalam penelitian ini one group pre-test post-test design. Penelitian ini mengacu pada desain pengembangan ADDIE. Penelitian dilakukan pada siswa kelas X multimedia di SMK Pembangunan Surabaya. Hasil dari penelitian yang diperoleh bahwa dengan modul pembelajaran yang telah dikembangkan dan diaplikasikan kepada siswa memberikan bukti perbeddan antara sebelum menggunakan modul dan setelah menggunakan modul pembelajaran. Dengan menggunakan modul pembelajaran dapat meningkatkan kemandirian siswa dalam belajar secara mandiri pada materi kewargaan digital. Selain itu dengan modul pembelajaran yang dipakai oleh siswa dalam kegiatan belajar mandiri dapat meningkatkan hasil belajar mereka.References
Abdul, Majid. (2013). Perencanaan Pembelajaran. Bandung: Rosda Karya
Amri, 2. dan Ahmadi K I. (2010). Proses Pembelajran Kreatif dan Inovatif dalam Kelas. Jakarta: Prestasi Pustaka Raya
Borg,W. R. and M. D. Gall. (1989). Educational Research: An Introduction. Fifth Edition. New York and London: Longman
Daryanto. (2014). Pendekatan Pembelajaran Saintifik Kurikulum 2013. Gava Media: Jakarta
Tahar, Irzan dan Enceng. 2006. Hubungan Kemandirian Belajar dan Hasil Belajar Pada Pendidikan Jarak Jauh. Jurnal Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh, September 2006, Volume 7, Nomor 2, 91-101: Diterbitkan.
Esmiyati, et. Al. (2013). Pengembangan Modul IPA Terpadu Bervisi SETS Pada Tema Ekosistem. Jurnal UNNESS. h. 181
Kemendikbud. (2020). Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Kelima. Jakarta: Kemendikbud
Mujiman, Haris. (2011). Belajar Mandiri. Surakarta: UNS PRESS.
Mulyono Abdurrahman. (1999). Pendidikan Bagi Anak Berkesulitan Belajar. Jakarta: Rineka Cipta
Nurhayati, Eti. (2011). Bimbingan konseling dan Psikoterapi Inovatif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Parmin, P. (2012). Pengembangan modul mata kuliah strategi mengajar ipa berbasis hasil penelitian pembelajaran. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia. 1(1): 8-15
Robert Maribe Branch. (2009). Instructional Design: The ADDIE Approach. London: Springerb Science+Business Media
Sumarmo, U. (2004). Kemandirian Belajar: Apa, Mengapa, dan Bagaimana Dikembangkan pada Peserta Didik. Makalah disajikan pada seminar Pendidikan Matematika di Jurusan Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Yogyakarta tanggal 8 juli 2004
Surya Sumadi, Subrata. (1995). Psikologi Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada
Suwanda, Anda. (2020). Konsep Kewargaan Digital. Artikel. (Online). Skenda Agro Edupark. https://skendaagroedupark.info/detailpost/konsep-kewargaan-digital
Uzer Muhammad, Usman. (2000). Menjadi Guru Profesional. Bandung: REmaja Rosdakarya
Werdiningsih, T. (2016). Pengembangan Modul Interaktif Berbasis Multimedia untuk Pelajaran Teknik Animasi 2D Kelas XI MM di SMKN 1 Bantul. 8.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright Notice
Authors who publish with Jurnal Ilmiah Mandala Education agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.


