Penguasaan Materi Matematika SMU Mahasiswa Semester 1 Program Studi Pendidikan Matematika
DOI:
https://doi.org/10.58258/jime.v4i1.331Keywords:
Penguasaan materi matematika SMU, program studi pendidikan matematikaAbstract
Kenyataan menunjukkan bahwa pada umumnya mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Cenderawasih memiliki tingkat penguasaan matematika yang masih rendah. Dalam rangka meningkatkan mutu lulusan Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Cenderawasih, perlu kiranya dilakukan upaya untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menguasai meteri matematika SMU. Sebelum menetapkan upaya apa yang perlu dilakukan, maka perlu dilakukan suatu penelitian tentang penguasaan mahasiswa terhadap materi matematika SMU terlebih dahulu pada setiap pokok bahasan dalam matematika SMU. Selanjutnya, perlu ditelusuri lebih mendalam kesulitan-kesulitan apa yang dialami mahasiswa dalam menguasai materi pokok bahasan yang belum dikuasainya.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pokok bahasan dalam matematika SMU yang belum dikuasai dan kesulitan-kesulitan apa saja yang dialami oleh mahasiswa Semester 1 Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Cenderawasih dan . Pada penelitian ini penggabungan metode kuantitatif dan metode kualitatif yang digunakan secara bersama-sama dengan cara both approaches are given equal emphasis. Hasil penelitian disimpulkan bahwa Gambaran hasil ujian nasional pada mata pelajaran matematika SMA/MA program IPA mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Angkatan 2016 belum dapat dikatakan baik. Dengan jumlah peserta didik yang memenuhi rentang nilai 4,00-10,00 pada mata pelajaran matematika adalah 14 siswa dengan Persentase 50%. Dari jumlah peserta yang mengikuti tes sebanyak 28 mahasiswa terdapat 14 siswa yang nilai matematikanya di bawah 4,00 dan Dari keenam aspek yang diujikan (logika, aljabar, geometri, trigonometri, kalkulus, statistika dan peluang) belum ada satupun aspek yang memenuhi standar tingkat keberhasilan pencapaian pembelajaran.pada aspek logika sebanyak 41,80%, aspek aljabar sebanyak 47,47%, aspek geometriReferences
Miles. B. Matthew & Huberman. A. Michael. 1992. Analisis Data Kualitatif (Terjemahan). Jakarta:Universitas Indonesia (UI-Press)
Sagala, Syaiful, H. 2006. Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung:CV.AlfaBeta
Slameto. 1995. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Rineka Cipta Jakarta
Soedjadi, R. 1999-2000. Kiat Pendidikan Matematika di Indonesia. Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi. Depdikbud Jakarta.
Soedjadi, R. 2001. Pemanfaatan Realitas dan Lingkungan Dalam Pembelajaran Matematika.Makalah Seminar Nasional.FMIPA Unesa Surabaya.
Sukahar. 1992. Diagnosis Kemampuan Menguasai Konsep dan Melakukan Operasi Hitung Mahasiswa FPMIPA IKIP Surabaya Angkatan 1991/1992. FPMIPA IKIP Suraba
Undang-undang Republik Indonesia No. 14 Tahun 2005. Tentang Guru dan Dosen. Bandung:Citra Umbara
Undang-undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2003. Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta:Sekretariat Negara.
Winataputra, U.S., Suherman, E., Kusumah, Y. S., Soedjana, W., Wahyudin. 1992. Strategi Belajar Mengajar Matematika.Jakarta: Universitas Terbuka
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright Notice
Authors who publish with Jurnal Ilmiah Mandala Education agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.


