Laki-laki Madura dalam Kumpulan Esai Madura Niskala Karya Royyan Julian Studi: Maskulinitas
DOI:
https://doi.org/10.58258/jime.v8i3.3542Keywords:
Studi Gender, Maskulinitas, Kumpulan Esai-EsaiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan maskuklinitas yang terdapat dalam kumpulan esai-esai Indonesia, Madura Niskala. Secara spesifik, tujuannya terbagi menjadi 3, yaitu (1) bagaimana maskulinitas tanggung jawab laki-laki Madura dalam kumpulan esai-esai Madura Niskala ditinjau dari perspektif maskulinitas, (2) bagaimana maskulinitas kegagahan laki-laki Madura dalam kumpulan esai-esai Madura Niskala ditinjau dari perspektif maskulinitas, dan (3) bagaimana maskulinitas harga diri laki-laki Madura dalam kumpulan esai-esai Madura Niskala ditinjau dari perspektif maskulinitas. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi maskulinitas. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yang berfokus pada pemaparan data secara naratif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi pustaka. Teknik analisis data dilakukan dengan beberapa langkah yaitu mengidentifikasi data, mengklasifikasi data, mereduksi data, menginterpretasi data, mendeskripsikan data, dan memverifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa maskulinitas laki-laki Madura direpresentasikan dalam beberapa aspek yakni laki-laki yang berperilaku maskulin adalah laki-laki yang bertanggung jawab, harga diri, dan gagah.References
Adelia., & Setyorini, R. (2019). Maskulinitas Tokoh Nayla dalam Cerpen “Hangover” Karya Djenar Maesa Ayu. Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, dan Budaya, 6 (11), 459-468.
Ahmadi, A. (2017). Maskulinitas dalam sastra dan agama di Tiongkok. Kebudayaan dan Politik, 30 (2), 103-113.
Ahmadi, A. (2019). Metode Penelitian Sastra. Gresik: Graniti.
Ahmadi, A. (2022). Gambar Laki-laki dalam Dua Novel Indonesia: Prespektif Psikologi Maskulinitas, 11 (1), 77-101.
Aras, G. (2015). Personality and Individual Differenses: Literature in Psychology– Psychology in Literature. Procedia- Social and Behavioral Sciense, 185(15), 250-257.
Arifin, Z. (2011). Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya. Asnawi, M, N. (2013). Hermeutika Putusan Hakim. Yogyakarta: UII Press.
Baker, P.L., & Hotek, D.R. (2011). “Grappling with Gender: Exploring Masculinity and Gender in the Bodies, Performance, and Emotions of Scholastic Wrestlers”. Journal of Feminist Scholarship. 1(1), 49-64.
Beynon, J. (2002). Masculinities and Cultures. Buckingham: Open University Press.
Bly, R. & Iron J. (1990) Sebuah Buku Tentang Pria. Membaca, Maskulinitas. Addison: Wesley.
Budiastuti, A., & Wulan, N. (2014). Kontruksi Maskulinitas Ideal Melalui Konsumsi Budaya Populer Oleh Remaja Perkotaan. Mozaik, 14 (1), 1- 14.
Budyati, L.E. (2016). Konstruksi Tubuh Maskulin Laki-laki. Skripsi. Semarang: Universitas Diponegoro Semarang.
Chapman, R. & Jonathan, R. (2014). Male Order: Menguak Maskulinitas. Yogyakarta: Jalasutra.
Connell, R. (2000). The Man and The Boys. Australia: Allen & Unwin
Connell, R. (2005). Masculinities. California: Australian Print Group.
Connell, R.W. (2005). Masculinities. Los Angeles: University California Press.
Creswell, W. J. (2015). Penelitian Kualitatif & Desain Riset: Memilih Diantara Lima Pendekatan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Darma, B. (2021). Pengantar: Teori Sastra. Bogor: Grafika Mardi Yuana. Darwin, M. (1999). Maskulinitas: Posisi Laki-laki dalam Masyarakat Patriarkis.
Darwin, M. (1999). Maskulinitas: Posisi Laki-laki dalam Masyarakat Patriarkis.Center for Population and Policy Studies Gadjah Mada University, 281, 1-7.
Eaglon, T. (2009). Literary Theory An Introduction. Great Britain: T.J. Press.
Endaswara, S. (2011). Metodologi Penelitian Sastra. Jakarta: Kav Maduskimo.
Endraswara, S. (2003). Metodologi Penelitian Sastra: Epistimologi, Model, Teori,dan Aplikasi. Yogyakarta: Pustaka Widyatama.
Endraswara, S. (2008). Metode Penelitian Psikologi Sastra: Teori, Langkah dan Penerapannya. Yogyakarta: Medpress.
Faruk. (2008). Pascastrukturalisme: Teori, Implikasi Metodologi, dan Contoh Analisis. Jakarta: Pusat Bahasa.
Faruk. (2017). Metode Penelitian Sastra Sebuah Penjelajahan Awal. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Gardiner, K, J. (2002). Masculinty Studies & Feminist Theory. New York: Columbia University Press.
Gates, P. (2006). Detecting Men: Mascluinity and The Hollywood Detective Film. Albany: State University of New York Press.
Gates, P. (2011). Detecting Women: Gender and The Hollywood Detective Film.Albany: State University of New York Press.
Hasyim, N. (2020). Good boys Doing Feminism: Maskulinitas dan Masa Depan Laki-laki Baru. Sleman: Buku Mojok Grub.
Hayu, S., K, R., & Wirawanda, Y. (2019). Maskulinitas dan Perempuan: Resepsi Perempuan Terhadap Soft Masculinity dalam Variety Show. Jurnal Ilmu Komunikasi, 1(1), 23 41.
Julian, Royyan. (2022). Madura Niskala. Yogyakarta: Basabasi.
Jung, C. G., (1990). Psychology and literature (Trans. by W.S.Dell and C. F. Baynes). From Modern Man in Search of a Soul. London: Routledge.
Kadaryati., P, J., & Setyoroni, N. (2017). Maskulinitas Cerpen Penembak Misterius: Karya Seno Gumira Ajidarma. PIBSI XXXIX, Semarang, 30(9), 770-780.
Kimmel, MS (2010). Misframing men: Politik kontemporer kejantanan. Pers Universitas Rutgers.
Kord, S. (2016). Maskulinitas Hollywood kontemporer: Gender, genre, dan politik. Palgrave.
Kurnia, N. (2004). Representasi Maskulinitas dalam Iklan. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 8 (1), 17-36.
Lickona, Thomas. (2013). Pendidikan Karakter: Panduan Lengkap Mendidik Siswa Menjadi Pintar dan Baik. Bandung: Nusa Media.
Lodge, D. (2002). Consciousness and the novel: Connected essays. London: Secker & Warburg.
Luxemburg, J, V. (1992). Pengantar Ilmu Sastra. Diterjemahkan oleh Dick Hartoko. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Luyt, R. dan Starck, K. (2020). Kekuatan maskulin dan kesetaraan gender: Maskulinitas sebagai agen perubahan. Peloncat.
Minderop, A. (2018). Psikologi Sastra. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia. Mosse, L, G. (1996). The Image of Man: The Creation of Modern Masculinity. New York: Oxford University Press.
Moss, M. (2011). The Media and the Models of Masculinity. United Kingdom: Lexington Books.
Mosse, G.L. (1996). The Image of Man; the Creation of Modern Masculinity. New York:Oxford University Press.
Mosse, GL (2010). Citra manusia: Penciptaan maskulinitas modern. Pers Universitas Oxford.
Okuyan, Y, H. (2011). The pattern of child books appreciation according to language and literature teaching. Procedia Social and Behavioral Sciences, 15(11), 1580-1585.
Orlofsky, JL, dan Pasak, JE (1981). Maskulinitas psikologis dan feminitas: Hubungan untuk berjuang dan konsep diri dalam pencapaian dan domain interpersonal. Psikologi Wanita Triwulanan, 6 (2), 218–233.
Ozdemir, E. (1999). Periode dan tren dalam sastra Turki dan dunia. Ankara: Rumah Penerbitan Bilgi.
Panjaitan, H. (2014). Pentingnya Menghargai Orang Lain. Jurnal Humaniora, 5 (1), 88-96. Reeser, T. (2010). Masculinities in Theory: An Introduction. West Sussex: Wiley-Blackwel.
Sari, P, D., Effendy, C., & Wartiningsih, A. (2019). Maskulinitas Tokoh Utama Dalam Kumpulan Cerita Pendek Nadira Karya Leila S. Chudori. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa, 8 (2), 1-11.
Sumaryono, E. (2013). Hermeneutik, Sebuah Metode Filsafat. Yogyakarta: Kanisius.
Thomas, C. (2008). Masculionity, Psychoanalysis, Straight Queer Theory: Essays on Abjection in Literature, Mass Culture, and Film. New York: Palgrave Macmillan.
Udasmoro, W. (2017). “Destabilizing Gender Norm in Contemporary Indonesian Discourses”. Mozaik Humaniora, Vol. 17, No. 2, hlm. 291-303.
Udasmoro, W. (2020a). Membaca Relasi Gender dalam Film Lewat Lensa Sastra. Yogyakarta: Fakultas Ilmu Budaya UGM Press.
Udasmoro, W. (2020b). Interseksi Gender. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press
Wandi, G. (2015). Rekonstruksi Maskulinitas: Menguak Peran Laki-laki dalam Perjuangan Kesetaraan Gender. Kafaah: Journal of Gender Studies 5(2). 239-255.
Wellek, R. dan Warren, A. (2014). Teori Kesusastraan. Diterjemahkan oleh Melani Budianta. Jakarta: Gramedia.
Wellek, R., & Warren, A. (1963). Theory of literature. London: Penguin.
Wells, RH (2000). Shakespeare tentang maskulinitas. Universitas Cambridge Tekan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright Notice
Authors who publish with Jurnal Ilmiah Mandala Education agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.


