PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL BENTENGAN TERHADAP PERILAKU SOSIAL ANAK USIA 8 SAMPAI 11 TAHUN DI DESA NUNGGI

Authors

  • Ewan Irawan STKIP Taman Siswa Bima
  • Rusdin Rusdin STKIP TAMAN SISWA BIMA
  • Rusdin Rusdin STKIP TAMAN SISWA BIMA
  • Salahudin Salahudin STKIP TAMAN SISWA BIMA
  • Salahudin Salahudin STKIP TAMAN SISWA BIMA
  • Anhar Anhar STKIP TAMAN SISWA BIMA
  • Anhar Anhar STKIP TAMAN SISWA BIMA

DOI:

https://doi.org/10.58258/jime.v8i3.3807

Keywords:

Fortress Games, Children's Social Behavior

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah ada pengaruh permainan tradisional bentengan terhadap perilaku sosial anak usia 8 sampai 11 tahun didesa nunggi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Desain penelitian yang dilakukan adalah “One Group Pretest-postest Design”. Populasi dalam penelitian ini 34 anak didesa nunggi.Test menggunakan angket keterampilan sosial. Tujuan test ini untuk mengetahui pengaruh perilaku sosial anak didesa nunggi. Tehknik analisi data menggunakan uji t melalui uji persyaratan normalitas dan homogenitas.Hasil penelitian ini menunjukan terdapat pengaruh permainan tradisional bentengan terhadap perilaku sosial anak usia 8 sampai 11 tahun didesa nunggi. Hasil ini dibuktikan dengan perbandingan hasil penelitian dan analisis data disimpulkan bahwa nilai rata-rata anak setelah diterapkan permainan berupa permainan bentengan adalah 28,25 jika dibandingkan dengan sebelumnya nilai rata-rata 15,84. Hal tersebut menunjukan bahwa nilai posttest lebih besar dari pada pretest (28,25 > 15,84). Berdasarkan analisis data untuk menjawab hipotesis penelitian yang diajukan diperoleh nilai “ t “ hitung sebesar 17,156 dengan tarafsignifikan 2,035 dengan d.f=33 ternyata angka penolakan hipotesis Nol yang dinyatakan dalam tabel nilai-nilai “ t “ besarnya adalah 2,035 dengan demikian maka hipotesis Nol ditolak dan hipotesis alternative yang mengatakan “ada pengaruh permainan tradisional bentengan terhadap perilaku sosial anak usia 8 sampai 11 tahun” diterima.

References

A, I. (2006). Education Games (menjadi cerdas dan ceria dengan permainan edukatif). . Yogyakarta: Pilar Media.

Djunaedi, S. (2007). Permainan Tradisional Bentengan Sebagai Metode Permainan Untuk Pengembangan kecerdasan KinestetikAnak Usia Dini . Kediri: UNP Kediri.

Ishaq, M. (Desember 2015). Latihan Olahraga Dalam Permaina Tradisional. Efektivitas Permainan Tradisional Terhadap Kebugaran Jasmani Siswa SDIT AULADI PALEMBANG, 41-48.

Khamdani, A. (2010). olah raga tradisional indonesia. kalimantan barat: PT. marga borneo tarigas.

Kurniati, E. (2016). Permainan Tradisional Dan Perannya Dalam Mengembangkan Keterampilan Sosial Anak . Jakarta: KENCANA.

Lestari, H. (2016). Permainan Kecil Pendidikan Olahraga. Palembang : Universitas PGRI.

Sukirman, D. (2004). Permainan Tradisional jawa sebuah upaya pelestarian Kebudayaan. Yogyakarta: Kepel Press

Ukasyah. (2007). Indentifikasi Faktor-faktor Perminan Tradisional Bebentengan Sebagai Basis Perancangan game pemicu peningkatan sistem Motorik Anak. Bandung: ITB Bandung

Surawan. (2020). Dinamika Dalam Belajar (Sebuah Kajian Psikologi Pendidikan). Banguntapal

Downloads

Published

2022-08-29