HUBUNGAN TINGGI BADAN DAN BERAT BADAN DENGAN KECEPATAN BERJALAN MENGGUNAKAN PERMAINAN TRADISIONAL EGRANG BATOK KELAPA (Studi pada Mahasiswa Semester IV Prodi Piaud FTK UIN Mataram)

Authors

  • Wahyu Hananingsih Universitas Islam Negeri Mataram
  • Erna Anggraini Universitas Islam Negeri Mataram
  • Irmayani Irmayani Universitas Islam Negeri Mataram

DOI:

https://doi.org/10.58258/jime.v8i4.4000

Keywords:

Tinggi Badan, Berat badan, Permainan Tradisional, Egrang Batok Kelapa

Abstract

Permainan tradisional banyak sekali memberi manfaat dalam dunia pendidikan antara lain dapat memberikan berbagai macam stimulus pada anak untuk mengoptimalkan seluruh aspek pengembangan terutama dalam mengembangakan kemampuan motoriknya. Dalam melakukan permainan tradisional khususnya permainan egrang batok kelapa peserta didik harus dapat menjaga keseimbangan tubuh dan memiliki kekuatan dan kecepatan dalam berjalan untuk memainkan alat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa besar hubungan tinggi badan dan berat badan dengan kecepatan berjalan menggunakan permainan tradisional egrang batok kelapa pada mahasiswa semester IV Prodi Piaud FTK UIN Mataram. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif non eksperimen dengn sampel penelitiannya ialah mahasiswa semester IV Prodi Piaud FTK UIN Mataram Tahun Akademik 2021/2022 yang berjumlah berjumlah 32 orang. Pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan tes perbuatan. Instrument penelitian menggunakan Instrumen pengukur tinggi badan,  Instrumen pengukur berat badan dan Tes Kecepatan Berjalan seedangkan data dianalsiis menggunakan Uji Prasyarat dan  Uji Hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Tinggi badan dan berat badan dengan kecepatan berjalan menggunakan egrang batok kelapa memiliki hubungan yang signifikan secara simultan. 2) Tinggi badan dan berat badan memiliki kekuatan hubungan dengan kecepatan berjalan.

References

Alfian Marthunus, “Hubungan Tinggi Badan, Umur danBerat Badandengan Panjang Femur“,Skripsi,Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta, Surakarta,2015.

Ali Maksum, Metodologi Penelitian dalam Olahraga, Surabaya:Unesa University Press,2012.

Christian H.Sorongan, Jimmy Rumampuk, Fransisika Lintong, , “Hubungan Panjang Tungkai dengan Kecepatanan Berjalan pada Siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 6 Manado“, Jurnal Unsrat, 2014

Elsa Fian Dennis Alfandy, “Hubungan Indeks Massa Tubuh dengan Kecepatan Berjalan pada Remaja di SMA Negeri 1 Blora“, (Skripsi, Prodi S1Fisioterapi Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta,2017), hlm.2.

Fischer A dan Wolf A. “The effects of body weight unloading on kinetics and muscle activity of overweight males during overground walking”. Clinical Biomechanics.2018, 52:80-85.

Rahmadi, A. (2016). “Hubungan antara pengetahuantentang antropometridengan ketidakpuasan terhadap body imagema hasiswa Akbid Gemilang Husada Kotabumi Lampung Utara“. Jurnal KesehatanMetro Sai Wawai, Vol. 7, Nomor 2, Desember 2016,hlm.4)

Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R dan D, Bandung :Alfabeta,2010.

Tengkudung.J dan Puspitorini.W,KepelatihanOlahraga,Jakarta:Cerdas Jaya, 2012.

Undang-Undang Sisdiknas No.20 Tahun 2003

Widiastuti, Tes daPpengukuranOlahraga, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2015

Downloads

Published

2022-10-25