TRADISI PEMBACAAN HIZIB NAHDLATUL WATHAN UNTUK MEMBENTUK KARAKTER SANTRI DI PONDOK PESANTREN DARUL MUHIBBIN NW MISPALAH PRAYA LOMBOK TENGAH
DOI:
https://doi.org/10.58258/jime.v8i4.4013Keywords:
Tradisi, hizib, karakter santriAbstract
Dalam kehidupan sehari-hari, dzikir sangat bermanfaat bagi seseorang dalam memberikan dampak baik bagi kehidupan serta menambahkan ketaatan kepada Allah SWT. Pembacaan hizib Nahdlatul Wathan, bukan sekedar tradisi biasa akan tetapi sebagai benteng pertahanan dan penjagaan bagi pesantren. Setiap perjuangan, tentu menghadapi ancaman, tantangan maupun hambatan dalam proses pengembangannya, begitu pula dengan pondok pesantren tersebut. Oleh karena itu, penting bagi pengurus, pembina, para asatidz maupun para santri melantunkan doa-doa mujarab yang telah tersusun di dalam hizib Nahdlatul Wathan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Prosedur pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian berlangsung selama hampir enam bulan dengan melibatkan pengasuh atau pembina dan santri. Analisis data menggunakan konsep analisis oleh Miles dan Huberman (1984). Pengecekan keabsahan data melalui triangulasi metode dan sumber.Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Hizib Nahdlatul Wathan lahir di tengah perjuangan melawan penjajah yang ditulis oleh Maulana Syaikh TGKH. Zainuddin Abdul Madjid. Pembacaan hizib Nahdlatul Wathan di Pondok Pesantren Darul Muhibbin NW Mispalah telah menjadi tradisi dan keharusan bagi para santri yang dibaca setiap malam jum’at dan pada waktu dan acara tertentu. Terdapat dua puluh enam nilai karakter yang terkandung dalam hizib Nahdlatul Wathan dan yang menjadi karakter pilihan yang tertanam pada diri para santri di Pondok Pesantren Darul Muhibbin NW Mispalah adalah jujur, berani, berakhlak, tolong menolong dan bekerja sama.Downloads
Published
2022-10-26
Issue
Section
Articles
License
Copyright Notice
Authors who publish with Jurnal Ilmiah Mandala Education agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.


