MODEL LATIHAN IMAGERY TERHADAP KETEPATAN FLOATING SERVICE ATLET VOLI PANTAI NTB
DOI:
https://doi.org/10.58258/jime.v4i2.418Keywords:
Pengembangan Model, Latihan Imagery, Floating ServiceAbstract
Floating Service adalah jenis servis dimana jalannya bola dari hasil pukulan servis itu tidak mengandung putaran, dengan kata lain bola berjalan mengapung atau mengambang. Dengan demikian tingkat kesulitan dalam melakukan floating service lebih tinggi jika dibandingkan dengan servis normal. Selain membutuhkan teknik servis yang baik, dibutuhkan pula mental dan kepercayaan diri seorang atlet, hal ini berhubungan erat antara imagery dan penampilan atlet dalam olahraga. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah model latihan Imagery terhadap Ketepatan Floating Service pada Atlet Voli Pantai NTB. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan atau yang sering disebut research and development yang mana digunakan untuk menghasilkan sebuah produk yang diinginkan. Penelitian R&D ini menggunakan 10 langkah sesuai dengan pendapat Sugiyono. yaitu: (1) Studi pendahuluan (analisis kebutuhan), (2) perencanaan (tujuan penelitian, dana, waktu, prosedur penelitian, berbagai bentuk partisipasi, (3) mengembangkan produk awal (perencanaan draft awal produk), (4) ujicoba awal (mencoba draft produk ke wilayah dan subjek yang terbatas), (5) revisi untuk menyusun produk utama, (6) uji coba lapangan utama (uji coba ke wilayah dan subjek yang lebih luas), (7) revisi untuk menyusun produk operasional, (8) uji coba produk operasional (uji efektif produk), (9) revisi produk final (revisi produk yang efektif), dan (10) diseminasi dan implementasi produk hasil pengembangan. Penelitian ini dilakukan pada UKM Bola Voli IKIP Mataram untuk uji coba skala kecil, Klub Bola Voli Lombok Tengah untuk skala besar, dan Klub Voli Pantai NTB untuk uji efektifitas produk akhir. Pengumpulan data berupa panduan analisis kebutuhan yang dikemas dalam wawancara, kuesioner obeservasi sistematik pada uji skala kecil dan skala besar dan lembar penilaian atlet. Teknik analisis data untuk validitas instrument menggunakan formula Aiken’s V (content validity coefficient)/ V= Σs/ [n(c-1)], dan uji produk menggunakan rumus P= f/n x (100%) dengan standar klasifikasi kelayakan. Berdasarkan dari hasil penelitian yaitu studi pendahuluan, uji skala kecil dan skala besar yang telah dilakukan dengan percobaaan floating service dinyatakan bahwa penilaian para ahli terhadap model latihan imagery untuk meningkatkan ketepatan floating service dikatakan ‘layak’ untuk diterapkan di lapanganReferences
Aiken, L. R. (1985). Three coefficients for analyzing the reliability, and validity of ratings. Educational and Psychological Measurement, 45, 131-142.
Azwar, S. (2012). Reliabiltas dan validitas. Edisi 4. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Beutalstahl, Dieter. (1986). Belajar bermain bola voli. Pioner Jaya: Bandung.
Ernawatiningtyas, B. (2015). Mengembangakan kemampuan motorik halus melalui kegiatan menggambar dengan media pemberian contoh-contoh gambar variatif. Artikel Penelitian: Universitas Nusantara PGRI Kediri, hal. 1-11.
Gall, M.D., Joyce, P., & Borg, W.R. (2003). Educational research. Longman, New York.
Hardy, L., Jones, G., & Gould, D. (1996). Understanding psychological preparation for sport: theory and practice of elite performers. Wiley, Chichester.
Heny Setyawati. (2014). Strategi intervensi peningkatan rasa percaya diri melalui imagery training pada atlet wushu jawa tengah. Journal of physical education.
Holmes, P. & Collins, D. (2001). The PETTLEP approach to motor imagery.A functional equivalence model for sport psychologists. Journal of Applied Sport Psychology, 13, 60-83.
Kiraly, K., & Shewman, B. (1999). Beach volleyball. Champaign, IL: Human Kinetics.
Komarudin. (2013). Psikologi olahraga. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Marques, M.C., van den Tillar, R., Gabbett, T.J., Reis, V.M., & Gonzales-Badillo, J.J. (2009). Physical fitness qualities of professional volleyball players: determination of positional differences. Journal of Strength and Conditioning Research. ProQuest Nursing & Allied Health Source pg. 1106.
Ma’mun, A. dan Subroto, T. (2001). Pendekatan keterampilan taktis dalam pembelajaran bola voli. Jakarta: Direktoral Jendral Olah Raga.
Morris, T,. Spittle, M,. And Watt, A. (2005). Imagery in sport. shool of human movement, recreation, and performance and centre for ageing, rehabililation, exercise and sport. Victoria University: Human Kinetics.
Munzert, J., Zentgraf, Z., Strak, R., et al. (2008). Neural activation in cognitive motor processes: comparing motor imagery and observation of gymnastic movements. Springer, 188, 437-444.
Smith, Robert. (2006). Movement in the sand: training implications for beach volleyball. Strength and Conditioning Journal. ProQuest Nursing & Allied Health Source pg. 19.
Sugiyono. (2011). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sukadiyanto. (2011). Pengantar teori dan metodologi melatih fisik. Bandung: Lubuk Agung.
Taylor, J., & Wilson, G. (2005). Applying sport psychology: four perspectives. Champaign, IL: Human Kinetics.
Yunus, M. (1992). Olahraga pilihan bola voli. Jakarta: Depdikbud
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright Notice
Authors who publish with Jurnal Ilmiah Mandala Education agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.


